HUMANIORA – (2/10/2025) Mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA) Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. M. Raihan Fauzi, mahasiswa semester lima asal Nganjuk, berhasil meraih penghargaan Best Speaker dalam ajang bergengsi Sunan Kalijaga Arabic Fest VIII (Sukarabic Fest VIII) yang digelar pada 11–13 September 2025 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Baca juga:
- Program Lecturer Mobility, 2 Dosen Humaniora Diseminasikan Penelitian di UIN Cirebon
- Dosen Muda Humaniora Paparkan Seni Retorika di Hadapan Mahasiswa UIN Cirebon
Acara ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) BSA UIN Sunan Kalijaga. Dengan tema besar yang mengangkat nilai-nilai universal sastra Arab, kegiatan ini diikuti oleh berbagai universitas dan lembaga pendidikan bergengsi se-Asia Tenggara, termasuk USIM (Universitas Sains Islam Malaysia), UNIDA Gontor Putra dan Putri, TMI Al-Amien Prenduan Madura, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, UIN Raden Mas Said Surakarta, Universitas Sebelas Maret, PP An Nuqoyyah Madura, Ma’had ‘Aly Hasyim Asy’ari, hingga LPPBA Sidogiri.
Dalam kompetisi debat Bahasa Arab yang berlangsung ketat, Raihan berhasil menunjukkan kemampuan argumentasi dan retorikanya dengan baik, hingga dinobatkan sebagai Best Speaker.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa mendapatkan penghargaan ini. Kesempatan ini menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi untuk terus mengasah kemampuan berbahasa Arab, khususnya dalam bidang debat,” ungkap Raihan penuh rasa syukur.
Ajang Sukarabic Fest VIII sendiri bertujuan untuk menyulam makna dari setiap karya sastra Arab, menggali nilai-nilai universal yang terkandung di dalamnya, serta melukiskan kilauan peradaban yang telah memengaruhi berbagai aspek kehidupan manusia. Selain lomba debat, kegiatan ini juga diwarnai dengan perlombaan insya, seminar, dan pertunjukan budaya.
Prestasi Raihan menambah daftar panjang capaian mahasiswa Humaniora UIN Malang di kancah internasional, sekaligus membuktikan kualitas akademik dan semangat kompetitif mahasiswa di bidang bahasa Arab. (al)





