MIU Login

Humaniora Jalani Audit Mutu Internal, Siapkan Penguatan Akreditasi Prodi

HUMANIORA – (19/8/2025) Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menerima kunjungan tim auditor dari Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) dalam rangka Audit Mutu Internal (AMI), Selasa (19/8). Audit yang berlangsung di ruang rapat lantai 2 ini melibatkan dua program studi, yakni Bahasa dan Sastra Arab (BSA) serta Sastra Inggris.

Tim auditor terdiri dari Dr. Muallifah (ketua), Sri Andriani, SE., M.Si., dan Dr. Yona Octiani Lestari, SE., M.SA. Kedatangan mereka disambut hangat oleh Dekan Fakultas Humaniora, Dr. M. Faisol, M.Ag., bersama para ketua dan sekretaris prodi, serta tim akreditasi dari kedua program studi.

Dalam sambutannya, Dr. M. Faisol menegaskan bahwa kegiatan audit ini menjadi langkah penting untuk memperkuat mutu akademik dan akreditasi prodi di lingkungan Humaniora.
“Kegiatan audit ini sangat membantu kami dalam proses akreditasi. Melalui masukan yang konstruktif, kita bisa menemukan ruang-ruang perbaikan, sehingga ke depan kualitas akademik dan pelayanan pendidikan semakin meningkat,” ujarnya.

Faisol menambahkan, Fakultas Humaniora telah menyiapkan data akademik yang cukup komprehensif dan tertata secara digital. Data tersebut dapat diakses melalui laman resmi fakultas, sekaligus menjadi modal penting dalam pengisian borang akreditasi yang membutuhkan validitas tinggi.

Sebelumnya, auditee diminta mengisi ESPMI (Evaluasi Sistem Penjaminan Mutu Internal) yang memuat data visi-misi prodi, kurikulum, hingga aspek kemahasiswaan. Berdasarkan hasil telaah, Ketua Auditor Dr. Muallifah menyampaikan bahwa prodi di Fakultas Humaniora telah memiliki bukti-bukti yang cukup baik.
“AMI ini bukan sekadar rutinitas, tetapi pemetaan yang penting untuk menemukan ruang perbaikan. Tujuannya agar fakultas memiliki sistem tata kelola yang unggul, akuntabel, dan berdaya saing,” jelasnya.

Audit Mutu Internal yang dipelopori LPM ini diharapkan tidak hanya menjadi instrumen evaluasi, tetapi juga ajang refleksi bersama untuk melengkapi kebutuhan akreditasi, sekaligus menjawab tantangan dunia pendidikan modern yang menuntut tata kelola berkualitas tinggi. (al)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait