MIU Login

Bangga! Alumni Sastra Inggris Raih Beasiswa Magister di Australia

HUMANIORA – (25/2/2026) Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh alumni Program Studi Sastra Inggris Fakultas Humaniora. Balya Muhammad Izzat, yang akrab disapa Izzat, lulusan tahun 2025 angkatan 2020, berhasil meraih Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) untuk melanjutkan studi magister (S2) di Monash University, Australia.

Baca juga:

Izzat diterima pada program Master of Cultural and Creative Industries, sebuah bidang studi yang relevan dengan latar belakang keilmuan Sastra Inggris serta pengalaman akademik dan nonakademik yang ia bangun sejak masa kuliah. Beasiswa tersebut diraihnya pada tahun 2025, tepat setelah ia menyelesaikan studi sarjana.

Dalam keterangannya, Izzat mengungkapkan bahwa setelah lulus S1 ia langsung mendaftar ke beberapa program beasiswa, seperti LPDP, AAS, dan BIB. Upaya tersebut membuahkan hasil ketika pada pertengahan tahun 2025 ia dinyatakan lolos sebagai salah satu penerima Beasiswa Indonesia Bangkit. Menurutnya, capaian ini tidak terlepas dari dukungan Program Studi Sastra Inggris dan Fakultas Humaniora, serta bimbingan dan motivasi para dosen yang mendorongnya untuk melanjutkan studi ke luar negeri.

Selama menempuh pendidikan di Program Studi Sastra Inggris, Fakultas Humaniora, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Izzat dikenal sebagai mahasiswa yang aktif dan progresif. Ia terlibat dalam berbagai organisasi, baik intra maupun ekstra kampus, dengan fokus pada bidang media dan komunikasi. Aktivitas tersebut berkontribusi besar dalam mengasah kemampuan bahasa, analisis budaya, serta pemahaman kritis yang menjadi fondasi akademiknya di Sastra Inggris. Pengalaman inilah yang kemudian membentuk ketertarikannya pada kajian budaya dan industri kreatif, selaras dengan program studi yang akan ia tempuh di jenjang magister.

Selain itu, semasa mahasiswa Izzat juga pernah meraih Beasiswa MORA Overseas Student Mobility Awards (MOSMA) 2023, program short course dan student mobility yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Melalui program tersebut, Izzat berkesempatan mengikuti perkuliahan di Buffalo State University, Amerika Serikat. Pengalaman akademik internasional ini semakin memperkuat wawasan global dan kesiapan akademiknya untuk melanjutkan studi S2 di luar negeri.

Terkait proses pendaftaran beasiswa, Izzat menuturkan bahwa tantangan terbesar terletak pada tahap administrasi karena banyaknya dokumen yang harus dipersiapkan secara cermat. Tahap ini kerap menjadi kendala bagi para pelamar beasiswa. Namun, berkat pendampingan dan bantuan dari berbagai pihak, proses tersebut dapat ia lalui dengan baik.

Melalui pencapaian ini, Izzat berharap prestasinya dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa dan alumni Program Studi Sastra Inggris untuk terus berprestasi, memanfaatkan peluang global, serta berani melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, termasuk di luar negeri. [ad-Infopub]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait