HUMANIORA – (25/11/2025) Reputasi akademik Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terus menguat sebagai salah satu pusat pengembangan keilmuan humaniora di lingkungan PTKIN. Penguatan ini menarik perhatian berbagai perguruan tinggi, termasuk UIN Raden Mas Said Surakarta, yang secara khusus mengirim dua dosennya untuk mengikuti Program Visiting Lecturer pada Jumat, 21 November 2025.
Baca juga:
BSA UIN Malang Teken MoU dengan BSA UIN Surakarta, Perkuat Mutu Akademik dan Pengembangan Kurikulum
Kedua dosen tersebut—Muhammad Khairil Zaki Al Asyura, S.Fil.I., M.Si. dan Rumpoko Setyo Jatmiko, S.S., M.A.—hadir untuk menjalani kegiatan akademik di lingkungan Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA) Fakultas Humaniora. Kehadiran mereka mencerminkan kepercayaan UIN Surakarta terhadap atmosfer akademik Fakultas Humaniora UIN Malang yang dinilai progresif, adaptif, dan memiliki kultur akademik yang berkembang pesat.
Selama menjalani program, para dosen tamu tersebut berinteraksi dengan sivitas akademika Prodi BSA, mengikuti rangkaian kegiatan akademik, diskusi metodologis, hingga sesi pertukaran gagasan seputar arah pengembangan penelitian sastra Arab di era digital. Kegiatan ini semakin menegaskan posisi Fakultas Humaniora sebagai ruang kolaborasi ilmiah yang inklusif dan produktif.
Ketua Prodi BSA, Dr. Abdul Basid, menyambut positif kedatangan dosen-dosen dari UIN Surakarta tersebut. Ia menegaskan bahwa Program Visiting Lecturer merupakan bentuk komitmen Fakultas Humaniora untuk membuka ruang pertukaran akademik yang sehat, sekaligus memperkuat jejaring keilmuan antar-PTKIN.
“Fakultas Humaniora selalu menjadi ruang terbuka bagi kolaborasi. Kehadiran kolega dari UIN Surakarta menunjukkan bahwa apa yang kami bangun di sini mendapatkan kepercayaan luas. Kami berharap program ini memperkaya wawasan semua pihak dan membuka peluang kerja sama jangka panjang,” ujarnya.
Program Visiting Lecturer ini tidak hanya memperkuat hubungan akademik antara UIN Malang dan UIN Surakarta, tetapi juga menjadi momentum strategis dalam memperluas ekosistem riset dan publikasi ilmiah di bidang humaniora. Kolaborasi semacam ini diharapkan berlanjut dalam bentuk penelitian bersama, pertukaran mahasiswa, maupun kegiatan akademik terstruktur lainnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol penguatan jejaring dan komitmen bersama dalam membangun tradisi akademik yang unggul dan berdaya saing global. [unr]





