HUMANIORA – (21/5/2025) Ahmad Aswinsyah Ramadhan, mahasiswa semester empat dari Program Studi Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, berhasil mengukir prestasi membanggakan di ajang nasional Mahrojan Araby yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Universitas Negeri Malang pada 13–16 Mei 2025.
Baca juga:
- Menuju Zona Integritas, Humaniora Dapatkan Asesmen WBK dari Kemenag RI
- Thought-Leadership di Era Tantangan Global: Membaca Dunia, Memimpin dengan Gagasan
Dalam kompetisi yang diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi ternama seperti Universitas Negeri Malang, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, dan Universitas Yudharta, Ahmad berhasil meraih Juara II Nasional dalam kategori lomba syi’ir Arab. Prestasi ini tidak hanya menunjukkan kapasitas intelektual dan kreativitas sastra mahasiswa Fakultas Humaniora, tetapi juga menjadi cerminan dari kualitas pembinaan akademik dan kultural yang selama ini dikembangkan di lingkungan fakultas.
Kegiatan Mahrojan Araby ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya menyongsong eksistensi bahasa Arab di era milenial serta menguatkan kemampuan berbahasa Arab di kalangan generasi muda Indonesia. Beragam lomba digelar untuk menguji kemampuan linguistik, estetik, dan retorika peserta, termasuk salah satunya adalah lomba syi’ir Arab yang menuntut kepekaan sastra dan penguasaan bahasa tingkat tinggi.
Ahmad mengungkapkan bahwa pengalaman mengikuti ajang tersebut sangat berkesan dan penuh makna. “Banyak sekali pelajaran yang bisa saya ambil. Mulai dari pentingnya tekad dan mental juang, hingga menyaksikan secara langsung bagaimana proses perlombaan berlangsung dan melihat berbagai macam karakter peserta dari universitas lain. Ini sangat memperkaya pengalaman dan wawasan saya,” ungkapnya penuh semangat.
Keberhasilan Ahmad ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mampu bersaing secara nasional dan unggul dalam bidang keilmuan yang menjadi core humaniora, salah satunya dalam bidang sastra Arab klasik maupun kontemporer. Prestasi ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri, baik di bidang akademik maupun non-akademik.
Fakultas Humaniora sendiri terus memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan kompetensi mahasiswa melalui berbagai program penguatan bahasa dan literasi, serta mendorong partisipasi aktif dalam ajang kompetisi tingkat regional maupun nasional. Ke depan, prestasi seperti ini diharapkan terus lahir dari generasi mahasiswa yang berjiwa kompetitif dan cinta terhadap bahasa serta budaya. (al)





