Laboratorium Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Sejarah Singkat
Fakultas Humaniora dan Budaya adalah salah satu fakultas yang berada di bawah payung Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang yang pendiriannya berdasarkan Surat Keputusan Presiden No 50 tanggal 21 Juni 2004. Bermula dari sebuah Fakultas Tarbiyah, cabang IAIN Sunan Ampel Surabaya yang berdiri pada 1961, lembaga ini beralih status menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Malang pada pertengahan 1997, bersamaan dengan beralihnya status kelembagaan semua fakultas cabang di lingkungan IAIN se-Indonesia yang berjumlah 33 buah melalui Surat Keputusan Presiden No. 11 Tahun 1997. Dengan demikian, sejak saat itu pula STAIN Malang lepas dari IAIN Sunan Ampel Surabaya.
Sejalan dengan perubahan Universitas, Fakultas Humaniora yang dulunya bernama Fakultas Humaniora dan Budaya bercikal bakal dari Fakultas Sastra yang didirikan berdasarkan Surat Keputusan Dirjend Binbaga Islam Nomor: E/107/1998 tanggal 13 Mei 1998, juga bermula dari jurusan Pendidikan Bahasa Arab dan Tadris Bahasa Inggris yang ada di bawah Fakultas Tarbiyah dan pada saat Universitas Islam Negeri Malang masih berstatus Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN), Jurusan Pendidikan Bahasa Arab dikembangkan menjadi Program Studi Bahasa dan Sastra Arab, sedangkan Tadris Bahasa Inggris berkembang menjadi Program Studi Sastra Inggris.
Hingga saat ini, Fakultas Humaniora pun berkembang pesat dalam pengembangan ilmu ataupun peningkatkan kualitas pendidikan mahasiswa. Selain itu, kerjasama dengan lembaga dan instansi lain pun juga sangat membantu eksistensi Fakultas ini, baik secara nasional hingga internasional. Terlebih, semakin banyaknya mahasiswa, khususnya dari luar negeri yang sangat antusias untuk belajar di Fakultas tiga jurusan ini.
Â