<p> </p>
<p><img title="klinik" src="/images/stories/berita/berita2019/klinik-jurnal.jpg" alt="" />Salah satu tugas pokok perguruan tinggi dari waktu ke waktu adalah melahirkan pemikir-pemikir kritis yang disebut sarjana. Sarjana yang demikian ini tidaklah pernah tampak secara nyata kegunaan praktiknya. Namun demikian, tanpa orang-orang seperti ini, pengembangan dan perkembangan kebudayaan manusia pasti tidak akan seimbang. Bahkan di sinilah letak inti sejarah peradaban manusia. Untuk meweujudkan cita-cita itu, maka Atmosfir akademik harus dibangun. Salah satunya adalah melalui forum-forum diskusi sebagai sarana untuk mengembangkan ilmu pengetahuan. Di sini, Laboratorium Kajian Bahasa dan Budaya menjadi media untuk membincang perkembangan dan temuan-temuan penelitian terkini terkait dengan bidang bahasa dan sastra sebagai bagian yang tak terpisahjkan dengan budaya. Oleh karena itu, tugas unit ini adalah:</p>
<ol>
<li>Mendorong tumbuh dan berkembangnya budaya kritis di kalangan sivitas akademika UIN Maulana Malik Ibrahim Malang;</li>
<li>Menggalang kerjasama dengan berbagai elemen masyarakat guna melestarikan budaya dan bahasa masyarakat yang bersangkutan;</li>
<li>Mengembangkan kajian budaya dan bahasa serta pendidikan dan pelatihan dalam bidang terkait;</li>
<li>Membangun budaya akademik UIN-Malang melalui kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan dunia budaya dan bahasa;</li>
<li>Membangun jaringan kerja dengan institusi regional, nasional maupun internasional guna menghimpun kekuatan di dalam bidang kajian budaya dan bahasa.</li>
</ol>