Workshop Penelitian Fakultas Hudaya Featured

  • Update: 05/12/2012

Untuk meningkatkan kemampuan dalam bidang penelitian, fakultas Humaniora dan Budaya mengajak para dosen dan mahasiswa tingkat akhir untuk mengikuti Workshop Penelitian, yang membahas mengenai penelitian dalam bidang sastra dan Budaya. Workshop kemarin, (1/12) mengambil tema salah satu teori yang digunakan dalam penelitian sastra ataupun budaya yaitu, Memahami Budaya dalam Perspektif Post Strukturalisme, yang dibawakan langsung oleh pakar ilmu Budaya Prof. Dr. Heddy Shri Ahimsa.

Dalam workshop yang diikuti oleh semua dosen fakultas Hudaya dan mahasiswa semester tujuh dari semua jurusan ini, Profesor kelhiran Yogyakarta tersebut tidak membahas keseluruhan mengenai post strukturalisme, dan lebih fokus pada teori strukturalisme dari wacana Levi Straust serta beberapa fenomena yang bisa diteliti dengan teori strukturalisme.”Untuk memahami post strukturalisme, pengetahuan yang harus kita gali adalah mengenai strukturalisme,” papar dosen Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta tersebut.

Untuk itu, bapak yang akrab disapa dengan panggilan Pak Heddy ini lebih memfokuskan materinya pada paradigma yang digunakan dalam penelitian menggunakan teori strukturalisme. Menurutnya, setiap penelitian pasti mempunyai sebuah paradigma atau kerangka teori, begitu pula teori strukturalisme dan post strukturalisme, yang berfungsi untuk menjelaskan kenyataan atau permasalahan yang ada.”Paradigma juga mempunyai unsur yaitu, asumsi dasar, nilai, model, masalah, konsep, metode, metode analisis, teori, serta representasi,” tambah dosen fakults Ilmu Budaya UGM tersebut.

Hal tersebut dikarenakan, banyak orang yang bilang bahwa paradigma merupakan sesuatu yang sudah kuno, dan merupakan hal yang ketinggalan zaman. Menurut Bapak Heddy, hal itu tentu saja tidak benar karena dalam setiap penelitian, khususnya ilmu sosial budaya, paradigma ilmu bukanlah suatu mode dan tidak akan pernah kuno, hal ini dikarenakan sebuah paradigma bukanlah tentang fashion.”Ilmu tidak akan pernah ketinggalan zaman,” ujarnya

Selain itu, dosen yang menyelesaikan kuliah S2 di Leiden University ini juga menjelaskan mengenai analisis struktural Levi Straust dalam penelitian kebudayaan. Dalam hal tersebut analisis yang juga sering disebut sebagai analisis antropologi struktural ini berfungsi untuk mengungkap struktur dalam gejala kebudayaan tertentu.”Dalam karya sastra ada beberapa struktur yang mempunyai relasi, diantaranya adalah mytheme serta ceriteme,”ujarnya.

Untuk lebih memahami mengenai teori yang dijelaskan di atas, bapak Heddy juga memberikan contoh karya sastra dan gejala budaya yang telah dianalisis menggunakan teori strukturalisme. Untuk karya sastra sendiri, dia menjelaskan tentang Mytheme dan Ceriteme dalam novel Jatisaba. Sedangkan untuk gejala sastra, dia menjelaskan tentang Tataran Tari, yang fokus pada sebuah tarian terkenal di Jawa, yaitu Wirasa Joged Mataram, tataran organisasi sosial, tataran penghitungan hari, serta tataran sistem kepercayaan.”Dalam penelitian ini, hal yang harus kita ketahui adalah bagaimana kita memperhatikan hal-hal yang terkecil dalam sebuah karya sastra serta menemukan seluk beluk yang terjadi dari sebuah gejala kebudayaan,” terang dosen yang menyelesaikan kuliah S3 di New York Amerika tersebut.

Kegiatan tersebut pun juga sangan mendapatkan apresiasi dari petinggi fakultas. Menurut Drs. KH. Chamzawi, M. HI selaku dekan Hudaya mengungkapkan bahwa kegiatan yang dilaksanakn di Aula Fakultas Hudaya ini dimaksudkan agar para dosen dan mahasiswa bisa lebih mengembangkan penelitiannya, khususnya dalam bidang lebudayaan, dan tidak hanya terfokus pada kesusastraan saja.”Dai kegiatan ini, semoga kita bisa mengambil manfaat, untuk bisa menambah ilmu dan Tholabul Ilmu,” terang dosen mata kuliah Study Fiqh ini. (rif)

Template Settings

Theme Colors

Blue Brown Orange Pink

Layout

Wide Boxed Framed Rounded
Patterns for Layour: Boxed, Framed, Rounded
Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…