PKLI, Program untuk Membentuk Mahasiswa Mandiri Featured

  • Update: 19/12/2012

Sebelum para mahasiswa semester akhir menyelesaikan studinya di Fakultas Humaniora dan Budaya (Hudaya), fakultas tiga jurusan ini memberikan salah satu program untuk membentuk mahasiswanya menjadi mandiri, serta siap untuk terjun ke dunia luar yaitu, Praktek Kerja Lapangan Integratif. Untuk itu, para petinggi faultas Hudaya memberikan sedikit pengarahan beberapa hari yang lalu (15/12) tentang program yang lebih dikenal dengan PKLI ini, yang diwakili oleh Dr. H. Wildana Wargadinata, Lc. M. Ag, H.A. Zubairi, S. Ag. M.H, serta H. Zeid B. Smeer, Lc. MA.

Zeid yang menjadi koordinator PKLI di fakultas Hudaya menjelaskan bahwasanya hal yang harus dipersiapkan oleh mahasiswa adalah harus bisa menjaga penampilan dan performance ketika pelaksanaan PKLI, khususnya yang bisa mencerminkan mahasiswa UIN. ”Selain itu, persiapan fisik, mental, serta psikologi juga harus dipersiapkan dari sekarang,” jelas bapak yang juga menjadi dosen Bahasa Arab ini.

Senada dengan Zeid, Wildana juga mneatakan bahwa dalam pelaksanaan PKLI harus banyak yang dipersiapkan, hal ini dikarenakan lingkungan yang akan ditempati oleh masing-masing mahasiswa akan berbeda dengan biasanya. Hal utama yang harus diperhatikan menurut dosen yang ahli dalam bidang sastra ini adalah budaya, karena tidak menutup kemungkinan para mahsiswa akan mengalami culture shock. ”Budaya tempat yang akan kalian tempati harus dipelajari dengan sungguh-sungguh, jangan pernah apatis tapi haus pro aktif,” papar dosen yang juga menjabat sebagai Pembantu Dekan I ini.

Wildana juga menambahkan bahawasanya dalam setiap pelaksanaan PKLI, tujuan utamanya adalah membentuk mahasiswa untuk bisa mandiri, yaitu dengan langsung terjun ke dunia masyarakat. Pembantu Dekan Bidang Akademik ini mengungkapkan, ”Meskipun kalian dididik untuk menjadi mandiri, jangan pernah meninggalkan temannya, dan harus saling menjaga.”

Selain itu, Zubairi yang juga hadir dalam pengarahan yang bertempat di Aula Fakulta Hudaya ini, juga memberikan sedikit pesan kepada para mahasiswa, khususnya mengenai prosedur administrasi untuk melaksanakan kegiatan lapangan, mulai dari surat menyurat, hingga penentuan dosen pendamping lapangan. Menurutnya, setiap kegiatan, baik ketika di lembaga ataupun pengabdian masyarakat, harus mempunyai izin, baik dari pimpinan instansi ataupun lurah, oleh karena itu para mahasiswa telah dipersiapkan surat-surat oleh bapak yang juga menjabat sebagai Kasubag Akadmik fakultas Hudaya ini. ”Intinya jangan sampai mengecewakan lembaga yang telah kami pilih, karena lembaga-lembaga tersebut merupakan lembaga terbaik,” terang bapak asli Kraksaan ini. (rif)

Template Settings

Theme Colors

Blue Brown Orange Pink

Layout

Wide Boxed Framed Rounded
Patterns for Layour: Boxed, Framed, Rounded
Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…