Nuansa Islami di Yudisium Fakultas Humaniora

Nuansa Islami di Yudisium Fakultas Humaniora Mahasiswa fakultas humaniora telah melakukan rangkaian salah satu dari persyaratan kelulusan menjadi sarjana. Yudisium merupakan rangkaian terakhir dari perjalanan mahasiswa menjadi Sarjana Strata 1 yang telah diselengarakan di Home Teater (17/3). Acara ini dihadiri oleh Dr. H.M.Zainuddin, MA wakil Rekor Bidang Akademik dan pengembangan kelembagaan, Dr, Hj. Istiadah, MA selaku Dekan fakultas Humaniora, serta para anggota senat dan bapak ibu dosen, dan tentunya para peserta yudisium yang juga khidmat mengikuti serangkian acara sakral bertajuk islami dan dipenuhi oleh keberagaman rangkain acara.

Salah satunya adalah menggelar acara Riyadoh, yang juga menjadi tradisi bagi warga fakultas Humaniora yang tepatnya disebut dengan acara doa bersama atau istighostah dipimpin oleh kyai KH. Marzuki Mustamar, selaku pengasuh pondok pesantren Gasek dan pengajar di fakultas Humaniora. Acara Riyadoh yang diikuti oleh 64 peserta yudisium mampu membangkitkan semangat jiwa spiritualitas tersendiri khususnya bagi peserta. Dan rangkain acara yudisium yang sangat islami tersebut di lanjutkan dengan acara pemberian penghargaan berpestasi pada peserta Yudisium yang berjumlah 23 dari 64 mahasiwa dari jurusan (BSA) Bahasa dan Sastra Arab maupun (BSI) bahasa dan sastra Inggris telah mencapai (IPK) Indeks prestasi komulatif cumlaude atau 4,0 dan 41 dari jumlah total 64 mahasiswa yang telah memiliki predikat sangat baik dengan kisaran Ipk 3.00-3.50.

Pada acara Yudisium yang diisi oleh bapak Imam Zuhdi, salah satu dosen BSA ternyata juga mampu menciptakan inovasi baru bagi para peserta Yudisium yang tidak lama lagi mereka akan terjun ke masyarakat atau mereka yang akan melanjutkan studinya. M. Kholil, M.Fil selaku ketua pelaksana mengatakan bahwa acara yudisium ini merupakan pembekalan bagi para mahasiswa yang akan meninggalkan kehidupan kampus.“Semoga ilmunya manfaat dan menjadi orang yang berguna serta dapat mengimplentasikan Tri Dharma Perguruan tinggi, yaitu Pengajaran, Penelitian, dan Pengabdian Kepada masyarakat,” bapak Kholil.

Ditambah juga 15 dari peserta 64 mahasiswa yudisium telah mendapatkan apresiasi Non akademik dari fakultas. Kisno Umbar salah satu peserta terbaik dari 15 peserta yang saudara ini memiliki jurusan BSA yang telah memberikan nama harum fakultas humniora dimana dia telah pernah menjadi pemakalah dalam konferensi bahasa sastra sekaligus menjadi presenter pada inernational conference on culture district yang diselenggarakan di (UPI) Universitas Pendidikan Indonesia pada 26-28 oktober 2015. “Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada para pimpinan Fakultas Humaniora atas kerja keras, kesungguhan serta dedikasi dalam proses setapak demi setapak utuk meraih cahaya-cahaya keilmuwan. Semoga apa yang telah kami terima dapat terimplementasikan dalam kehidupan kami di masyarakat kelak,” paparnya.

Selain itu, Ajun yang juga menjadi salah satu mahasiswa berprestasi menyampaikan pesan dan kesannya. “Yang tak bisa dilupakan, adalah peran para karyawan dan karyawati Fakultas Humaniora, atas pelayanan prima yang telah diberikan. Semoga jasa yang telah diberikan mendapatkan balasan dari Allah SWT, amin ya mujibasailin, dan sebagai perwakilan dari seluruh wisudawan dan wisudawati Fakultas Humaniora, dengan penuh kesadaran atas tingkah laku dan tutur kata kami yang terkadang jauh dari kesopanan dan penghormatan. Kami memohon maaf atas segala kesalahan dan kekhilafan, semoga keridhaan yang diberikan akan meringkankan langkah kami menuju pintu-pintu kesuksesan di masa yang akan datang” ujarnya ketika menyampaikan pidato sebagai perwakilan dari para peserta Yudisium.

 

Jl. Gajayana 50 Malang 65144 - Jawa Timur - Indonesia

  • dummy+1 (0341) 551354

  • dummy+1 (0341) 551354

  • dummy humaniora@uin-malang.ac.id

Ikuti kami :

Visitor

We have 266 guests and no members online