Coach Fahmi Bangkitkan Semangat Entrepreneurship Mahasiswa Humaniora

Bertempat di Auditorium Fakultas Humaniora, Sabtu (31/11) Coach Fahmi berbagi pengalaman entrepreneurship kepada ratusan mahasiswa Fakultas Humaniora. Sekitar 250 mahasiswa semester 5 antusias mengikuti pemaparan dari Direktur Magistra Utama tersebut. Kegiatan yang diselenggarakan sejak pagi hingga sore hari tersebut memang diwajibkan bagi mahasiswa Fakultas Humaniora semester 5. "Kegiatan (Workshop Pengembangan Karir Mahasiswa) ini, wajib bagi mahasiswa semester 5 sebagai syarat mengikuti PKL" tegas Wakil Dekan III Dr. Syafiyah, M.A.

Dr. Imam Muhajirin Elfahmi, S.Pd., S.H., M.M. atau dikenal dengan Coach Fahmi menjelaskan bahwa jiwa entrepreneurship sangat dibutuhkan untuk menghadapi perkembangan zaman, terlebih dalam menghadapi ASEAN Economic Community. Pengusaha Nasional yang memiliki banyak unit usaha ini memberikan contoh kehidupan dari generasi Sahabat yang memiliki jiwa pengusaha, semisal Umar bin Khattab R.A., Utsman bin Affan R.A., Zubair bin Awwam R.A., dan Abdurrahman bin Auf R.A. "Berarti Umar R.A. mendapatkan passive income sebanyak Rp 2,8 Triliun setiap tahun, atau 233 Miliar sebulan" tegasnya disambut decak kagum peserta.

Setelah memompa semangat entrepreneurship mahasiswa, Coach bersertifikat Internasional itu juga memberikan prinsip memulai usaha dan menjadi entrepreneur. Ada 12 poin prinsip untuk memulai usaha dan menjadi seorang entrepreneur menurut Coach Fahmi. Selain itu, coach Fahmi juga memberikan 3 resep untuk memulai bisnis. 3 resep itu adalah BOTOL, BOBOL, dan BODOL. BOTOL singkatan dari Berani, Optimis, dan Tenaga Orang Lain, maksudnya selain tetap punya keberanian dan optimis, kita pun bisa memakai tenaga orang lain atau mencari orang yang ahli di bidangnya. BOBOL singkatan dari Berani, Optimis, dan Bisnis Orang Lain, maksudnya harus berani dan optimis dalam melalui bisnis dengan meniru bisnis orang lain. BODOL singkatan dari Berani, Optimis, dan Duit Orang Lain, maksudnya dalam bisnis harus punya keberanian dan optimis, namun kalau tidak punya modal bisa menggunakan atau pinjam dari orang lain.

Sebagai penutup, Coach Fahmi memberikan quote "Memulai Bisnis Kadang karena “terpaksa” Sering pula karena “kebetulan”.

Selain Coach Fahmi, Fakultas Humaniora juga mendatangkan Mochamad Iwan BD, S.E., M.NLP., CEHt sebagai narasumber kedua. Iwan lebih menekankan pada business plan. Ada 9 poin penting  dalam sebuah rencana bisnis menurut Iwan, antara lain jenis bisnis yang akan digeluti, alasan memilihnya, serta lokasi untuk menjalankan usaha tersebut. [zl]

 

Jl. Gajayana 50 Malang 65144 - Jawa Timur - Indonesia

  • dummy+1 (0341) 551354

  • dummy+1 (0341) 551354

  • dummy humaniora@uin-malang.ac.id

Ikuti kami :

Visitor

We have 19 guests and no members online