Launching Buku “Pesona Cinta Persia” Dialog Keberagamaan dan Cinta Tanah Air

Bahasa dan Sastra Arab kembali mengukir karya yang terangkum dalam sebuah buku, Pesona Cinta Persia, yang telah sukses dilounching pada 11 Maret lalu. Dikemas dengan sebuah acara yang sangat menarik dan saying jika dilewatkan yakni Dialog Budaya, toleransi keberagamaan dan cinta tanah air.

Acara ini bersifat umum yang diliris oleh salah satu Dosen Humaniora yang sekaligus sebagai penulis buku tersebut yang bekerjasama dengan beberapa Mahasiswa akhir Bahasa dan Sastra Arab Fak. Humaniora. Acara ini di hadiri oleh Guru besar Uin Maulana Malik Ibrahim Malang sebagai pemateri uatama, K.H. Hamzawi salah satu tokoh Ulama di Malang yang juga Dosen dan pengasuh Ma’had Sunan Ampel Al-Ali Uin Maliki Malang sebagai pematri kedua, dan acara ini semakin hidup dengan moderator yang juga sastrawan Internasional Ust. Halimi Zuhdi.

Lounching buku yang dikemas dengan acara dialog ini begitu sangat mengesankan. Seacara umum, Bapak Imam Suprayogo menceritakan pernik budaya yang dipegang teguh oleh masyarakat Persia, terutama kedisiplinan dan saling mengharagi yang begitu kuat. Nah, dalam hal ini beliau mengimbau kepada seluruh peserta yang hadir untuk saling bergandengan tangan dan hati di dalam hidup bersama, tidak menjadi pelopor perbedaan yang akan berahir perpecahan. Dalam paparanya, K.H. Chamzawi menambahkan toleransi yang perlu dipegang teguh antara Budaya, Agama, dan Aqidah, karena di sinilah akar perpecahan kerap terjadi.

Acara ini berlangsung selama 4 jam, dengan suasana hidmat dikarenakan salah satu pemateri merupakan guru besar yang selalu dinantikan wejangan dan nasehatnya. Dengan itu, tidak hanya Mahasiswa Fakultas Humaniora saja yang hadir dikala itu, namun seluruh penujuru jurusan dan fakultas meramaikan acara dialog budaya ini.

Selain bertujuan untuk mengupas pengetahuan kita dalam keberagamaan budaya, moment ini juga sebagai bentuk penghargaan terhadap Dosen yang telah berhasil menuliskan sebuah pengalam berharganya dalam sebuah buku, seperti tulisan Ust. Khalil ini yang ditulis sebagai bukti hasil perjalanan selama di Negara tetangga, Persia.

Ungkapan terahir, dari Romo Kyai Imam Suprayogo pada akhir acara itu adalah saling mengharagai dengan mengetahui hakikat Cinta adalah belajar mengedepankan orang lain dari pada kita. Dengan ini ego akan ditanggalkan, dan kerukunan akan tumbuh. Dan akan bermuara pada Taaruf-Tafaahum-Tadhaamun-Taawun- dan Taraahum. Demikianlah hakikat perbedaan dari Dialog yang istimewa ini. Win

 

Jl. Gajayana 50 Malang 65144 - Jawa Timur - Indonesia

  • dummy+1 (0341) 551354

  • dummy+1 (0341) 551354

  • dummy humaniora@uin-malang.ac.id

Ikuti kami :

Visitor

We have 162 guests and no members online