BSI Tembus CONAPLIN 7 2014

Humaniora kembali mampu memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan bahasa, terutama dalam bidang Linguistik Terapan. Hal ini dibuktikan dengan lolosnya enam makalah mahasiswa dan dosen BSI dalam CONAPLIN 7 (Conference on Applied Linguistic) yang digelar oleh Universitas Pendidikan Indonesia Bandung. Keenam punggawa BSI tersebut terdiri dari dua dosen yakni Adam Bashori dan Muzakki Afifudin serta empat mahasiswa yang terdiri dari Tri Rahma Dina, Aliyatul Himmah, Wahyu Tejo M dan Iswatin Chasanah.

Dalam acara yang digelar pada tanggal 24-25 November ini, mereka diberi kesempatan untuk mempresentasikan makalah mereka masing-masing. Beberapa makalah yang ditulis antara lain Reforming the assesment criteria of Speaking Skill in TEFL: the Implication of Word Englishes, The Content Analysis on the Official Handbook of English Subject “When English Rings the bell” to Represent National Values in EFL learning, The Importance of Promoting Indonesian Folklore in EFL Learning dan Translation Varieties of English Poem Across Gender.

Tentu bukan hal yang mudah bagi mereka untuk menuju pencapaian prestasi ini. Sebelumya mereka harus menyerahkan abstrak untuk terlebih dahulu diseleksi oleh pihak penyelenggara pada bulan Oktober lalu. “Penyeleksian kali ini bisa dibilang cukup ketat, sebab CONAPLIN sendiri merupakan konferensi internasional yang hampir setara dengan TEFLIN”, papar Aliya. Setelah abstrak resmi dterima, baru kemudian mereka menyerahkan makalah yang ditulis secara lengkap untuk selanjutnya dipresentasikan dalam pararel session dalam acara ini. (al).

 

Jl. Gajayana 50 Malang 65144 - Jawa Timur - Indonesia

  • dummy+1 (0341) 551354

  • dummy+1 (0341) 551354

  • dummy humaniora@uin-malang.ac.id

Ikuti kami :

Visitor

We have 39 guests and no members online