Walisongo Bertandang di Humaniora “Menggandeng Islam bersama Agus Sunyoto”

“Atlas Walisongo, tulisan saya ini berangkat dari ketidakpuasan saya menyaksikan wacana wacana yang miring terhadap Walisongo, banyak yang melabelkan bahwa Walisongo adalah penyebar aliran syetan, darinya.. saya ingin menunjukkan bahwa Walinsongo adalah sejarah yang harus kita harumkan keagunganya.”. Ungkap Budayawan Bapak Agus Sunyoto saat diajak memaparkan semangat menulisnya hingga membuahkan karya Fenomenal ini.

Acara yang diadakan oleh DEMA Fakultas Humaniora pada tanggal 13 Nopember 2014 ini menarik perhatian mahasiswa, Dosen, dan orang orang di luar kampus Uin Maliki Malang. Hadirnya Bapak Agus Sunyoto merupakan sebuah pencerahan tersendiri bagi Mahasiswa Fak. Humaniora sendiri, pasalnya dalam tukasan luasnya mengenai Sejarah Walisongo, beliau memaparkan bahwa kita sudah waktunya bebas dari Hegemoni Barat yang seakan menyingkirkan Sejarah Walisongo dari kancah Sejarah Islam. Suasana yang tampak khidmat terlihat saat salah satu Dosen Bahasa dan Sastra Arab, Bapak Sony Fauzi yang menjadi pembanding pada acara tersebut mengutarakan beberapa pendapatnya mengenai sejarah Walisongo dengan prawakan humoris penuh keakraban, seakan kuliah kedua bagi Mahasiswa BSA dengan tema yang tidak seperti biasa. Bapak Agus juga menjelaskan salah satu tujuan ditulisnya Atlas Walisongo adalah sebagai pembukti 15 Tahun ke depan, bahwa Walisongo benar benar menjadi penerang yang membawa Islam ke tanah indonesia ini, dan secara perlahan orang orang yang berusaha menutup Walisongo dari sejara dan mengaku menjadi Wali lanjutan Walisongo akan lenyap secara alami, dan salah satunya dengan adanya Atlas Walisongo, perwujudan dari keberadaan Walisongo sebenarnya. Acara berbobot ini diliput Oleh TV 9 salah satu Chanel Televisi jawa timur. Talk show ini berlangsung selama 2 jam lebih dengan pencerahan yang sangat Induktif mengenai sejarah Islam secara luas melalui Walisongo. Dan di sini pula kesadaran akan berharganya Budaya Lokal terkait sejarah Islam sebdiri lebih Maju dan diperhitungkan kemajuanya bahkan sperti yang diungkapkan oleh bapak Sony Fauzi bahwa Budaya Lokal (baca: Islam) merupakan sebuah Hikmah yang sejatinya adalah serpihan serpihan kreatifitas Para Nabi dan Ulama masa lalu, dan hal ini tidak dimiliki oleh Orang-Orang Barat. Acara ini semakin hangat dan mengesankan saat ditutup dengan sebuah ungkapan Bapak Agus Sunyoto bahwa Arkeologi Islam adalah study sistematis tentang pandangan pandangan Kuno yang tidak material dan digunakan untuk merekonstruksi Budaya Islam, dan dalam hal ini beliau wujudkan dalam bentuk Atlas Walisongo. Wins

 

Jl. Gajayana 50 Malang 65144 - Jawa Timur - Indonesia

  • dummy+1 (0341) 551354

  • dummy+1 (0341) 551354

  • dummy humaniora@uin-malang.ac.id

Ikuti kami :

Visitor

We have 75 guests and no members online