BSA: Kelompok Belajar Dengan Sejuta Kebersamaan

Kebersaman dan keharmonisan adalah tips untuk mempererat dan menguatkan suatu hubungan. Terlebih untuk hubungan yang serius antara dua sejoli yang dilanda asmara. Tapi kali ini kita tidak membahas hubungan tersebut, melainkan kita akan membahas satu hubungan yang lebih intens dalam satu pertemanan. Yaitu kebersamaan mahasiswa BSA angkatan 2011 atau tepatnya adalah mereka yang mengambil konsentrasi Linguistik.

Agenda yang telah ditekuni beberapa semester sebelumnya ini sangatlah bisa menyatukan kebersamaan diantara mereka. Menyatukan kebersamaan yang juga sekaligus menyatukan pemahaman tentang mata kuliah yang sedang mereka pelajari setiap hari Kamis, yaitu Tahlil Lughowi atau Analisis Bahasa. Mata kuliah yang diampu oleh Ustadz Chamzawi. Jadi sebelum mereka mengikuti mata kuliah tersebut, terlebih dulu mereka mengadakan belajar kelompok. Belajar bersama itu mereka tekuni tiap Rabu sore dengan 12 peserta aktif. Tapi sebenarnya mereka tidaklah membatasi peserta yang ingin belajar, namun sementara memang hanya 12 orang inilah yang selalu aktif untuk belajar bersama.

Mereka belajar secara terpimpin, Awwalia salah satu yang memimpin belajar kelompok. Dengan penuh semangat. Awwalia pun mengajak teman-temannya untuk berdiskusi tentang semua kesulitan-kesulitan yang ada. Mereka saling bertukar pendapat dan sharing bersama untuk satu mufakat. Satu hal kecil yang sangat besar sekali manfaatnya.

Dari yang mulanya kesulitan untuk memahami materi maka sedikit demi sedikit kesulitan itu bisa mereka tepis dengan diskusi tersebut. Mata kuliah yang cukup menegangkan ini sedikit banyak bisa menjadikan mereka tertantang. Karena ketika mata kuliah dimulai maka mereka harus membaca Kitab Kuning satu persatu yang ditunjuk langsung oleh Ustadz Chamzawi. Selesai membaca maka tugas selanjutnya adalah mentahlil atau menganalisa teks. Nah, inilah saat yang sangat menegangkan, yaitu ketika ditanya soal i'rob dan makna dari kalimat-kalimat yang sulit oleh Ustadz Chamzawi. Sebuah tantangan yang harus ditakhlukkan dengan keberanian. Keberanian untuk berusaha menjadi yang terbaik. Jadi yang awalnya terasa berat akan  menyenangkan. [r2]

 

Jl. Gajayana 50 Malang 65144 - Jawa Timur - Indonesia

  • dummy+1 (0341) 551354

  • dummy+1 (0341) 551354

  • dummy humaniora@uin-malang.ac.id

Ikuti kami :

Visitor

We have 55 guests and no members online