BSA MENGAJAR 10: Bahasa Arab itu mudah, dan memudahkan

Sumenep. Setelah roadshow ke Banyuangi, Probolinggo, Gersik, Kabupaten Malang, Kota Malang, Kediri, Blitar Lamongan, dan Provensi Bali, Jurusan Bahasa dan Sastra Arab Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang tidak pernah berhenti untuk selalu bergerak dengan motto “Khidmatul lughah al-arabiyah, syarofun lana”, kali ini Jurusan BSA bekerjasama dengan Jurusan PBA INSTIKA An-Nuqayah Guluk-guluk Sumenep Madura , pada hari Sabtu (25/5/2013) mengadakan pendampingan dan peningkatan kompetensi guru-guru bahasa Arab tingkat Aliyah se-Kabupaten Sumenep.

Pada sesi pembukaan, Rektor INSTIKA Drs. KH. Abbadi, MA mengucapkan banyak terima kasih kepada Tim BSA UIN Malang yang telah meluangkan dan mencurahkan waktunya untuk berkhidmad kepada Bahasa Arab, sebagai bahasa Al-Qur’an. Sedangkan Kajur BSA, Faishol, M.Ag, menyatakan kegembiraannya dapat bekerjasama dengan Jurusan PBA ISTIKA An-Nuqayah Madura untuk sama-sama memajukan bahasa Arab di pulau Garam, madura. Menurutnya, bahasa Arab sudah mulai terkikis dengan adanya globalisasi, dan bahkan hanya dianggap pelajaran tambahan saja, jika hal tersebut dibiarkan maka generasi Qur’ani akan mengalami kemerosotan, karena bagaimanapun ajaran Islam dan sumbernya adalah Al-Qur’an, dan Al-Qur’an menggunakan bahasa Arab.

Peserta peningkatan kompetensi guru bahasa Arab terdiri dari guru-guru bahasa Arab Madrasah Aliyah se-Kabupaten sumenep, yang diperkirakan 75 peserta, dengan antusiasme yang tinggi para peserta ini mengikuti acara tersebut sampai sore, jam 16.30 WIB. “Bahasa Arab sungguh menyenangkan, dan mudah sekali” tutur para peserta, “baru kali ini saya dapat menikmati pembelajaran bahasa Arab yang menghibur, dan jauh dari kejenuhan”. Bahkan di antara peserta, meminta Tim BSA untuk kembali melatih di beberapa pesantren di Madura, dan pelatihannya tidak hanya dilakukan sehari, tetapi satu minggu. Hal tersebut tidak disia-siakan oleh Kajur BSA, Faishol Fatawi, ia meminta anggota Khodim Lughah Al-Arabiyah, yang rata-rata masih muda untuk merespon permintaan tersebut, “kami akan sambut siapa pun yang ingin mengembangkan bahasa Arab, dan ingin belajar bahasa Arab, kalau tidak kita yang menyebarkan siapa lagi, kita tidak menunggu proyek apapun, karena berkhidmad tidak harus proyek, kita harus bekerja lillahitaala dan lii’laikalimatillah”, demikian tutur Kajur yang murah senyum.

Para pemateri pada kegiatan tersebut, adalah Dr. Faishol Mahmud Adam dari Sudan, Dr. H. Halimi Zuhdy, M.Pd., MA., Kholil, M.Fil., Arif Rahman Hakim, M.Pd, M. Hafidh, M.Pd, Makki Hasan, M.Pd., Sholahuddin, M.Pd., Khoirun Anas, S.S..

pada sesi penutupan Kyai muda Ubaidillah, MA., selaku kajur PBA INSTIKA berharap kepada para peserta untuk dapat mengaplikasikan apa yang telah disampaikan oleh para pemateri, dan beliau juga berharap untuk dapat bekerjasama kembali dengan jurusan BSA Humaniora UIN Malang dilain waktu.(Hlm)

(Yang ingin melakukan kerjasama dengan Bahasa dan Sastra Arab dalam peningkatan kompetensi guru bahasa Arab di Jawa Timur dan Indonesia, maka menghubungi nomor berikut: 08156533446, an. Faishol).

 

Jl. Gajayana 50 Malang 65144 - Jawa Timur - Indonesia

  • dummy+1 (0341) 551354

  • dummy+1 (0341) 551354

  • dummy humaniora@uin-malang.ac.id

Ikuti kami :

Visitor

We have 37 guests and no members online