Jurnalis Humaniora Luncurkan Antologi Puisi

Jika kau ingin mengenal dunia maka membacalah, jika kau ingin dunia mengenalmu maka menulislah. Sebuah motivasi yang tidak asing di telinga kita, terutama bagi kita yang menggeluti dunia tulis menulis. Sebagaimana pula yang di ungkapkan oleh Pramoedya Ananta Toer, “Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah". Singkat namum sarat akan makna.

Kata-kata penyemangat di atas tepatnya kita sandingkan untuk teman kita ini. Menjadi pribadi yang penuh semangat namun tenang, dengan senyumnya yang sumringah, ia pun menjalani aktivitas kesehariannya. Firmanda Taufik, mahasiswa BSA yang sekaligus Jurnalis Humaniora dengan berjuta aksi yang ia sembunyikan di balik pribadinya yang tenang. Mahasiswa yang berasal dari Banyuwangi ini telah berhasil mengkoordinir pembuatan antologi puisi.

Firmanda sebagai CO  menceritakan tentang suka duka dan pengalaman ketika proses pembuatan antologi puisi. Ide pembuatan ini berawal dari Firman sendiri, dia berkeingina untuk mempunyai sebuah antologi puisi. Namun pastinya dia tidak ingin berkarya sendiri, Firman membutuhkan patner untuk mewujudkan mimpinya itu. Hingga akhirnya terbentuklah sebuah perkumpulan "Ma'rifat Sastra". Satu kelompok yang mengawali terbwujudnya Buku Antologi puisi ini. Di perkumpulan Ma'rifat Sastra ini muncul beberapa nama yang ikut andil dalam menumpahkan ide-ide serta kreativitas otaknya. Mereka bukan hanya berasal dari uin tapi juga dari kampus luar dan bahkan  yang mereka adalah Avisina Rounaqi  Binurillah, Wibawati (UIN), Rusdiana Rahmadani, Dwi Puji (UB) , Mita Ayu Diaf arek Nawasi, Prima Fajar Diokta (UNEJ).

Antologi yang diselesaikan selama kurang lebih selama 8 bulan ini cukup memiliki kepadatan agenda, mulai dari pengumpulan data-data, editing dan finishing yang kemudian berakhir dengan percetakan buku yang mereka beri judul "Untaian Sabda-sabda Cinta" ini. Kendala-kendala pun banyak bermunculan seiring dengan proses pembuatan antologi, diantaranya karena jarak mereka yang sebagian berada di luar Malang, di tambah lagi karena mereka para penulis bukanlah orang-orang yang pasif dalam dunia akademik. Mereka senantiasa disibukkan dengan aktivitas organisasi masing-masing, jadi Firman pun juga sedikit merasa kesulitan, namun dengan semangat yang tiada tara akhirnya muncullah sebuah karya dari ide-ide kreatif mereka.

Terkait kelanjutan dari antologi ini maka bulan Mei mendatang Firman ingin mengadakan Launching buku antologinya dengan bekerja sama dengan DEMA-F Humaniora. dan untuk langkah selanjutnya maka Firman dkk berencana untuk membuat antologi cerpen. dengan semangat yang membara dan berkobar pada dirinya, Firman sangat berharap agar semua yang ada di hadapannya kelak akan menjadi kunci kesuksesannya. Sukses di usia muda kenapa tidak. "Bila ilmu sudah melekat, harta, tahta, wanita akan senada dan seirama" tutur Firmanda. (r2)

(Bagi yang berkeinginan untuk memesan Buku Antologi Puisi bisa menghubungi nomor 085749359590 a.n. Firmanda Taufiq)

 

 

Jl. Gajayana 50 Malang 65144 - Jawa Timur - Indonesia

  • dummy+1 (0341) 551354

  • dummy+1 (0341) 551354

  • dummy humaniora@uin-malang.ac.id

Ikuti kami :

Visitor

We have 98 guests and no members online