Dua Mahasiswa BSI Ikuti Seminar Internasional

Perasaan bahagia dan tentunya bangga sekali bisa mendapatkan kesempatan dan pengalaman luar biasa ke luar negeri. Itulah kesan yang ditunjukkan oleh dua orang mahasiswa BSI, Fakultas Humaniora, yakni Fitria Nurul Muthoharoh dan Muhammad Afif Musthofa. Pasalnya, kemarin (15-16/2/2014) mereka berdua berkesampatan didaulat untuk melakukan presentasi call for paper yang diselenggarakan oleh APSA (Asia Pasific Sociological Association) di Internasional Conference tepatnya di Chiang Mai University, Thailand.

Bermula dari informasi call for paper oleh APSA (Asia Pasific Sociological Associationyang diinformasikan Ibu Ulfah Muhayani, dosen mata kuliah Cross Cultural Understanding. Mereka pun berinisiatif mengikuti even bergensi ini. Lalu, keduanya mengumpulkan abstrak penelitian tersebut. Setelah hampir 2 minggu menunggu, akhirnya mereka menerima email dari panitia conference bahwa abstrak  penelitian diterima, dan diberikan waktu sekitar 1 bulan untuk membuat full-paper dari abstrak.

Mereka berdua menuturkan bahwa sempat berfikir untuk refund dan membatalkan keberangkatan ke Bangkok karena terkait masalah teknis pemberangkatan. Tetapi berkat keyakinan dan persiapan selama sebulan lebih demi presentasi di seminar internasional tersebut, mereka pun tidak mungkin menyerah begitu saja.

Setelah persiapan selesai, mereka pun berangkat dari bandara Internasional Soekarno Hatta-Bangkok membutuhkan waktu perjalanan sekitar 13 jam. Dari Bangkok, lalu mengejar airport rail link menuju Mo Chit Bus Station, membutuhkan waktu 10 jam perjalanan menuju Chiang Mai, salah satu provinsi di bagian utara Thailand, tempat konferensi tersebut dilaksanakan.

Sesampai di Chiang Mai University, keduanya pun menuju tempat conference tersebut dilaksanakan yakni di Humanities Faculty di Chiang Mai University. Menurut rencana, sebenarnya mereka harus tiba di tempat (15/2/2014), tetapi mereka tiba di tempat satu hari setelahnya. “Walaupun terlambat satu hari, karena kami tidak berkecil hati sebab dengan sisa waktu di acara konferensi tersebut, kami dapat menimba ilmu yang sangat banyak,” tegas Fitri menuturkan.

Durasi presentasi selama kurang lebih 20 menit, kemudian disusul dengan pertanyaan dan juga diskusi di akhir sesi tersebut oleh Judith Pine seorang professor antropoli dari Western Washington University. “Kami satu-satunya presentator yang masih duduk di bangku kuliah, sebab presentator yang lain rata-rata sudah bergelar Phd atau sedang menempuh pendidikan S2,” tutur mahasiswa BSI semester 6 itu bangga.

Setelah urusan di Chiang Mai University selesai, mereka pun menyempatkan mengunjungi anusan market, salah satu pasar yang terkenal di provinsi Chiang Mai, Thailand. Selanjutnya perjalanan berlanjut dari Chiang Mai ke Bangkok dan kembali ke Indonesia. Akan tetapi harus transit di Singapura, karena tidak usah mengurus imigrasi, keduanya tidak bisa keluar dari bandara. Sekitar 4 jam mereka menghabiskan waktu berkeliling bandara Changi Singapura. Lalu, pesawat pun delay sekitar 2 jam, sehingga rencana awal tiba di Surabaya sekitar pukul 21.00 wib meleset menjadi pukul 00.00 wib dan mereka pun langsung melanjutkan perjalanan kembali ke Malang. (fir)

 

Jl. Gajayana 50 Malang 65144 - Jawa Timur - Indonesia

  • dummy+1 (0341) 551354

  • dummy+1 (0341) 551354

  • dummy humaniora@uin-malang.ac.id

Ikuti kami :

Visitor

We have 48 guests and no members online