Mahasiswa BSA Asyik Amati Watermark Manuskrip

Perkuliahan di Jurusan Bahasa dan Sastra Arab sudah memasuki minggu keempat sejak dimulai pada pertengahan bulan Februari lalu, tetapi tidak mengendorkan semangat mahasiwa untuk tetap mengikuti penyampaian materi di dalam kelas. Setidaknya, hal itu tampak dari para mahasiswa yang mengambil matakuliah Fiqh Lughah (Filologi).

Para mahasiswa secara berkelompok membuka mata dengan serius untuk mengamati watermark (cat air) yang terdapat pada sebuah manuskrip. Aktifitas ini digelar sebagai bentuk praktikum bagi mahasiswa untuk dapat mengenali lebih dekat manuskrip. “Dengan pengamatan langsung seperti ini, kita bisa mengetahui manuskrip secara detil. Sekarang ini, kita jadi bisa mengenali watermark. Saya tidak mengira sebelumnya kalau di lembaran kertas tua ini terdapat tulisan yang samar,” tukas salah satu mahasiswa yang aktif mengikuti matakuliah ini.

Untuk menjadi seorang filolog, mahasiswa masih butuh waktu yang cukup panjang. Di sana masih ada banyak hal yang harus diketahui lebih mendalam. Mengenali watermark merupakan bagian kecil dalam mempelajari pernaskahan kuno. Ke depan, mahasiswa dituntut merelakan waktu lebih untuk mencermati manuskrip. “Ini hanya salah satu bagian saja untuk mengenal manuskrip. Praktikum-praktikum yang lain terkait Filologi akan kita lakukan secara intensif,” tegas pengampu matakuliah Filologi. (MF)

 

Jl. Gajayana 50 Malang 65144 - Jawa Timur - Indonesia

  • dummy+1 (0341) 551354

  • dummy+1 (0341) 551354

  • dummy humaniora@uin-malang.ac.id

Ikuti kami :

Visitor

We have 92 guests and no members online