Tekuni Naskah Kuno

BSA Siap Dirikan Pusat Studi Manuskrip Islam Nusantara

Naskah kuno tidak menyurutkan minat belajar mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Arab di Fakultas Humaniora. Hal itu terlihat dari antusiasnya para mahasiswa yang mengikuti matakuliah Fiqh Lugah II (Filologi). Lebih dari 70 mahasiswa angkatan 2011 belajar dan menyimak dengan serius mata kuliah itu. “Ternyata, mendalami naskah-naskah kuno itu mengasyikkan,” ujar salah seorang mahasiswa.

 

Naskah kuno merupakan khazanah yang sangat berharga. Ia layaknya permata yang berharga. Meskipun secara fisik tampak tidak menarik, tetapi di dalamnya berisi banyak informasi mengenai masa lalu. Bahkan isi naskah kuno dapat dijadikan sumber sejarah dan mencerminkan kemajuan peradaban masyarakatnya.

Mengingat pentingnya naskah kuno, Jurusan Bahasa dan Sastra Arab bertekad untuk mendirikan Pusat Kajian Manuskrip Islam Nusantara. Hal ini didasarkan pada banyaknya naskah kuno Islam di Indonesia, yang tidak terawat. Bahkan cenderung diabaikan dan dianggap tidak penting oleh pemiliknya.

Materi Filologi ini merupakan langkah awal bagi Jurusan bahasa dan Sastra Arab untuk melestarikan khazanah intelektual generasi masa lalu. Namun memasarkan matakuliah ini saja tidak cukup, tetapi kedepan harus ada lembaga serius yang concern dengan naskah-naskah kuno. “Untuk mewujudkan tujuan itu, Jurusan Bahasa dan Sastra Arab bertekad untuk mendirikan Pusat Kajian Manuskrip Islam Nusantara,” tegas M. Faisol yang mengomandani Jurusan Bahasa dan Sastra Arab. (mf)

 

Jl. Gajayana 50 Malang 65144 - Jawa Timur - Indonesia

  • dummy+1 (0341) 551354

  • dummy+1 (0341) 551354

  • dummy humaniora@uin-malang.ac.id

Ikuti kami :

Visitor

We have 99 guests and no members online