Hindari Plagiarisme, Kuatkan Integritas Akademik

HUMANIORA – (15/12/2021) Prodi Magister Bahasa dan Sastra Arab kembali gelar Muntada al-Qism bertajuk Kita Publikasi Jurnal Bereputasi pada Rabu, 15 Desember 2021. Pada pelatihan sebelumnya, Prodi MBSA telah menggelar pelatihan penulisan artikel dikhususkan untuk mahasiswa Magister Bahasa dan Sastra Arab sebagai bentuk pelayanan akademik bagi mahasiswa MBSA. “Kalau kegiatan kemaren membahas sistematika penulisan artikel, kali ini dikemas lebih praktis berfokus pada kiat publikasi artikel dalam jurnal ilmiah bereputasi “, tutur Dr. Wildana Wargadinata, Ketua Prodi MBSA dalam pembukaan kegiatan ini.

Prodi MBSA mewajibkan mahasiswa memiliki artikel publikasi sebagai prasyarat mendaftar ujian tesis. Wildana mengatakan bahwa peluang untuk dapat publish dengan cepat, kesempatan yang dimiliki mahasiswanya terbatas mengingat jurnal di Indonesia biasanya terbit 2 tahun sekali. “Saya khawatir adek-adek mahasiswa akan tersandera lulus kalau harus menunggu artikelnya terbit di jurnal”, ujarnya. Mengingat hal tersebut, Prodi MBSA merasa perlu mengawal proses publikasi mahasiswa sejak dini, dengan mengenalkan mahasiswa dengan pembimbingnya sejak semester pertama.

Kegiatan kali ini dibuka untuk umum secara virtual melalui platform zoom, yang menghadirkan narasumber Dr. Galuh Nur Rohmah, M.Pd., M.Ed. Dalam kesempatan tersebut, Dr. Galuh berbagi pengalaman tentang dunia publikasi jurnal ilmiah, sekaligus meringkas materi yang telah diberikannya pada awal pekan ini dalam rangkain pelatihan penulisan jurnal.

Pada kesempatan tersebut, pemateri yang sekaligus Wakil Dekan Fakultas Humaniora Bidang Kerjasama dan Kemahasiswaan tersebut menekankan pentingnya menghindari plagiarisme dalam tulisan yang dibuat. “Kita juga harus memberikan penghormatan kepada penulis atas karya akademiknya”. Ujarnya.

Ia mengaskan bahwa plagiarisme ini merupakan isu yang penting dan genting. Ia menjelaskan bahwa plagiarisme berkaitan dengan mempresentasikan kata, ide, gambar, suara dan ekspresi-ekspresi kreatif karya orang lain sebagai milik kita. Menurutnya agar mahasiswa dapat terhindar dari plagiarisme, mereka perlu memiliki manajemen waktu dan research skill, khususnya dalam melacak sebuah artikel sekaligus cara membuat referensi yang benar.  

Selain itu, menurutnya perlunya karya mahasiswa dibarengi dengan Topic of Interest yang sangat mempengaruhi originalitas karya ilmiah. “Penulis harus menyukai topik yang ditulisnya agar tidak asal ambil data yang ia temukan. Maka kemampuan dalam memahami topik, keterampilan mengutip dan mendeteksi sumber-sumber yang ada merupakan hal yang harus dimiliki mahasiswa maupun setiap akademisi”.

Ia menawarkan 3 strategi untuk menghindarkan diri dari plagiarisme. Pertama adalah Quoting, mengutip langsung dengan menyebutkan sumbernya. Kedua adalah Paraphrasing, yaitu meletakkan ide orang lain menggunakan kata-kata kita sendiri, dan yang ketiga adalah Summarizing, yaitu meringkas apa yang kita baca, kemudian kita bahasakan sendiri.  

Lebih lanjut Dr. Galuh menekankan bahwa plagiarisme merupakan aspek penting dalam proses menulis. “Semakin kita menghindari plagiarisme, maka sebenarnya kita mempunyai integritas akademik yang tinggi. Membangun integritas akademik harus dimulai dari hal-hal kecil dan hendaknya dimulai dari sekarang.” tuturnya. [LYN]

 

Jl. Gajayana 50 Malang 65144 - Jawa Timur - Indonesia

  • dummy+1 (0341) 551354

  • dummy+1 (0341) 551354

  • dummy humaniora@uin-malang.ac.id

Ikuti kami :

Visitor

We have 105 guests and no members online