idaren

Yudisium Fakultas Humaniora: 149 Mahasiswa Dinyatakan Lulus dan Berhak Menyandang Gelar Sarjana Bahasa dan Sastra

 

HUMANIORA (23/09/2021) – Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim malang gelar Yudisium dan Pelepasan Mahasiswa Semester Gasal Tahun Akademik 2021/2022 secara daring pada Kamis, 23 September 2021 melalui aplikasi Zoom meeting dan Youtube live streaming. Dalam kegiatan Yudisium ini Sebanyak 149 mahasiswa Fakultas Humaniora secara sah dinyatakan lulus dan berhak memperoleh gelar kesarjanaan Strata-1 bidang ilmu bahasa dan Sastra.

Kegiatan yudisium ini dihadiri oleh Dekan dan jajarannya, para dosen Fakultas Humaniora serta para peserta yudisium. Acara yudisium ini dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan dilanjutkan dengan  prosesi pembacaan surat keputusan yudisium oleh Penny Respati Yurisa, M.Pd.

Dalam yudisium kali ini diumumkan mahasiswa yudisium terbaik dari kedua program studi. Dari 75 mahasiswa Prodi BSA yudisium terbaik diraih oleh Farah Nadia Hady Haq dengan IPK 3,87 dan dari 74 mahasiswa prodi Sastra Inggris diraih oleh Muhammad Khamaduddin dengan IPK 3,83.

Fakultas Humaniora mengundang dua alumni Fakultas Humaniora untuk memberikan sambutan dan testimoni dalam acara yudisium. Mewakili alumni Prodi BSA, Dr. Ahmad Nuril Huda, M.A., alumni angkatan 2000 menyampaikan motivasi kepada calon wisudawan untuk tetap optimis dan tetap semangat dalam mengembangkan kompetensi sesuai dengan bidangnya masing-masing. Mahasiswa lulusan Leiden University Belanda ini menyampaikan terima kasih kepada Dekan Fakultas Humaniora, Dr. M. Faisol, M.Ag, karena baginya sebuah kehormatan dan rasa haru telah diundang dikegiatan Yudisium ini. “saya menyampaikan selamat kepada calon wisudawan angkatan 2016 dan 2017 atas prestasi yang telah diraih. Ini bukanlah akhir tapi ini adalah awal dalam perjalanan kehidupan baru dan percayalah bahwa apa yang telah kita raih, apa yang telah diberikan para dosen kepada kita dimasa perkuliahan itu sudah jauh lebih cukup dari apa yang kita butuhkan untuk berkembang selanjutnya, tinggal bagaimana kita mengembangkan kedepannya.” Tutur dosen Orientalisme dan Oksidentalisme Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung ini.

Mewakili alumni Bahasa dan Sastra Inggris angkatan 2007, Dian Agustiningsing, S.S. juga menyampaikan motivasinya kepada seluruh mahasiswa agar mampu menangkap setiap peluang yang ada dan memaksimalkan potensi dalam diri masing-masing. Ia menegaskan bahwa kiat untuk menjadi sukses yaitu terus berdo’a serta minta restu orang tua. Kekuatan spiritual hendaknya senantiasa dibangun dan ditingkatkan. Ia berpesan agar mahasiswa Humaniora tidak berhenti bershalawat kepada Nabi Muhammad dan bersedekah semaksimal mungkin, dan tetap tekun berusaha. “Sebuah pelajaran hidup yang sangat berharga adalah jangan pernah berhenti berusaha sampai menemukan keberhasilan, tetap bersyukur dalam setiap kegagalan, selalu berprasangka baik kepada Allah SWT, dan tetaplah bersabar jika impian atau cita-cita tak kunjung datang, atau merubah impian dan cita-cita dengan target dan strategi baru.” Tegas ibu rumah tangga yang sukses sebagai content creator dengan omset puluhan juta per bulan ini.

 Dalam sambutan berikutnya, Dekan Fakultas Humaniora, Dr. M. Faisol, M.Ag. menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yudisium atas prestasi yang telah diraih mahasiswa-mahasiswi Fakultas Humaniora. Meski sudah berada diambang yudisium ini, ia berpesan bahwa perjuangan belumlah berakhir, karena ketika kita mengakhiri satu tahapan, saat itu pula kita tahapan yang baru dimulai. Tantangan dan permasalahan merupakan bagian dari kehidupan yang akan membuat kita lebih kuat dan berkembang, selama kita optimis dan tidak mudah menyerah.  “Jadikan tantangan sebagai pemicu untuk berkembang, serta jangan kalian lari dari tantangan. Taklukkanlah setiap tantangan yang kalian hadapi, karena tak ada seseorang yang sukses tanpa terlebih dahulu melewati hambatan dan rintangan.  Yakinlah setiap ada kesulitan pasti ada kemudahan.” Pungkasnya mengakhiri sambutannya.

Acara Yudisium ditutup dengan rangkaian kegiatan istigasah dan do’a bersama yang  dipimpin oleh Drs. K.H. Chamzawi. M.HI. Segenap peserta yudisium virtual mengikuti kegiatan istighosah dan doa bersama dengan penuh hidmat, berharap Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan dan petunjuk dalam menatap masa depan yang lebih baik. [SR]

Read 41 times
Share
Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…