idaren

Prodi BSA Tingkatkan Online Research Skill Mahasiswa dalam Penulisan Karya Ilmiah

HUMANIORA – (21/09/2021) Keterampilan literasi di era digital merupakan sebuah keniscayaan bagi setiap mahasiswa maupun dosen dalam menunjang kompetensi akademiknya, khususnya dalam penulisan karya ilmiah. Prodi Bahasa dan Sastra Arab Fakultas Humaniora gelar kuliah umum dengan tajuk “Trend Kajian Linguistik dan Satra Arab, dan Online Research Skill”.  Dalam kuliah tamu kali ini, Prodi BSA hadirkan Dr. Saidna Zulfikar bin Tahir, pakar Lingustik dan Sastra Arab dari Universitas Iqra Bulu Maluku, dan Mufid, M. Hum, Kepala Perpustakaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Lebih dari 300 mahasiswa BSA bergabung dalam acara tersebut melalui  platform zoom dengan penuh antusias. Tak hanya mahasiswa, banyak dosen BSA mengikuti kuliah umum tersebut di sela-sela jadwal perkuliahan yang sudah aktif sejak awal buan ini.  

Dalam pembukaan, Dr. Abdul Basit menyampaikan pentingnya mahasiswa BSA untuk mampu mengetahui sumber-sumber bacaan sastra Arab secara online, mampu mengaksesnya sekaligus dapat melakukan pengutipan secara baik dan benar. “Saya menginginkan hal yang terbaik untuk mahasiswa Bahasa dan Sastra Arab agar dapat memahami kajian trend-trend bahasa dan sastra arab, memiliki pengalaman mengelaborasi kajian bahasa dan sastra dengan baik serta dapat menyiapkan diri untuk menghadapi tugas matakuliah, penulisan artikel dan skripsi”, ujar Ketua Prodi Bahasa dan Sastra Arab.

Sesi presentasi diawali oleh narasumber pertama Saidna, yang membahas trending topik penelitian dalam bidang sastra Arab. Ia menegaskan bahwa tren penelitian yang benar bukanlah isu-isu yang sedang ramai di pasaran, namun kajian secara mendalam pada bidang masing-masing yang menjadi fokus kajian. Penelitian yang baik adalah penelitian yang berbasis pada masalah. Berbagai paradigma bisa digunakan misalnya mengeksplore realitas, mendesain dan memverifikasi teori, bahkan mengembangkan teori yang sudah ada. “Penelitian yang kita lakukan, seharusnya mampu berkontribusi menyelesaikan masalah”. tuturnya mengawali sesi pertama.

Ia mencontohkan Imam Malik yang melihat fenomena perbedaan struktur Bahasa Arab di negara-negara Arab, merasa khawatir terjadinya kesalahan dalam memahami AL-Quran, di mana Bahasa Arab adalah kunci dalam memahami Al-Quran. Akhirnya Imam Malik melakukan penelitian mendalam, hingga lahirlah Alfiyah Ibnu Malik, sebuah masterpiece dalam ilmu Bahasa Arab.

Dosen Universitas Iqra Bulu Maluku tersebut   juga  memberikan gambaran isu-isu yang masih minim dalam bidang kajian sastra Arab , misalnya cyber sastra dan sastra dan teknologi. Melihat perkembangan kajian ilmiah, baik jurnal dan artikel-artikel ilmiah yang di Indonesia, korelasi antara sastra dan teknologi  relative masih minim, jika dibandingkan kajian-kajian sastra di bidang lain, seperti kajian sintaksis dan gramatikal.

Konsistensi pada bidang kajian kita, dapat diwujudkan juga dengan melakukan kajian ilmiah dengan tetap memperhatikan unsur kebaruan (novelty) pada masalah-masalah yang berkaitan dengan perkembangan budaya Indonesia. Ia mencontohkan dalam kajian Ilmu Aswat (morfologi), penelitian bisa dilakukan dengan menganalisis perbedaan bacaan-bacaan huruf hijaiyah dalam femonena keberagaman masyarakat Indonesia.

Di sesi akhir presentasinya, ia menekankan pentingnya publikasi setelah melakukan penelitian, agar penelitian yang kita lakukan tidak menjadi arsip yang mati, tidak akan diakses oleh orang lain. Ratusan bahkan ribuan portal publikasi tersedia secara online, bahkan tak menutup kemungkinan, publikasi ilmiah bisa diawali dengan berorientasi pada money oriented, khususnya bagi mahasiswa.

Di Indonesia misalnya terdapat 34 Provinsi yang mempunyai Balai Bahasa masing-masing yang menerima artikel dari publik. Untuk melatih keterampilan menulis, kitab isa memanfaatkan laman Pusat Bahasa untuk mengirim artikel. Setiap artikel kita yang  berhasil dimuat akan mendapatkan reward berupa dana tulis sebesar 1-1,5 juta. Adapun untuk memenuhi tuntutan akademik, dosen bisa memanfaatkan portal-portal jurnal nasional dan Internasional untuk melakukan publikasi karya ilmiahnya.

Research Online Skill sangat diperlukan tidak hanya mahasiswa saja, tetapi juga untuk para dosen. Mufid, S.Ag., S.S., M. Hum telah menjelaskan bahwa ada tiga jalur untuk menemukan sumber-sumber bacaan yaitu melalui katalog perpustakaan, database dan website. Dalam 3 jalur tersebut media yang disediakan dapat berupa tercetak maupun elektronik.

Kepala Perpustakaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang tersebut menekankan  pentingnya mahasiswa menguasai Information Literacy Skill guna mendapatkan rujukan dalam penulisan karya ilmiah. Ia mengatakan bahwa jutaan informasi diproduksi setiap hari di dunia online yang banyak tidak ilmiah dan banyak yang hoaks, maka sebagai mahasiswa harus mampu mendapatkan sumber-sumber ilmiah.

Di era digital ini, mahasiswa perlu menguasai skill untuk mengakses secara ilmiah dan cepat, sekaligus mampu dioptimalkan dalam meyelesaikan tugas perkuliahan dan penyusunan skripsi, dengan memegang pada etika research. Mahasiswa harus tahu kapan menggunakan buku, jurnal, dan research terdahulu dalam menyusun tugas artikelnya.

Untuk memfasilitasi mahasiswa dalam penyusunan karya ilmiah, Perpus UIN Malang telah melanggan beberapa jurnal terkemuka dalam mendukung program literasi informasi civitas akademika UIN Malang. Mufid menjelaskan dan mensimulasikan bagaimana cara mengskses portal-portal artike dan jurnal ilmiah yang otoritatif dan kredibel dalam menunjang keterampilan menulis jurnal, seperti Linkspringer yang memuat ribuan book, chapter, maupun conference paper, maupun jurnal bereputasi internasional.

Untuk bisa mengakses jurnal ilmiah internasional, keterampilan Bahasa Inggris juga perlu ditingkatkan. Beberapa jurnal ilmiah Internasional akan memberikan informasi secara maksimal kalau input data atau keyword yang dimasukkan dalam Bahasa Inggris, mengingat language input dalam portal jurnal internasional adalah bahasa Inggris.

Di akhir sesi materi ke dua, Mufid menjelaskan pentingnya mengggunakan Turnitin untuk memastikan tulisan yang dibuat mahasiswa terhindar dari plagiasi. UIN Malang menyediakan akun Turnitin khusus untuk mahasiswa yang bisa digunakan kapan saja untuk memeriksa plagiasi dan kemiripan naskah.  “Dengan memahami dan mampu menerapkan prinsip litersi digital, khususnya dalam dunia penelitian diharapkan mahasiswa BSA mampu mendapatkan referensi yang relevan dengan bidang kajian dalam penelitian, sehingga kualitas tulisan mahasiswa maksimal dan bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah”, pungkasnya mengakhiri presentasi. [SR]

 

Read 54 times
Share
Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…