idaren

Komunitas Muslim Indonesia di Belgia Gandeng Humaniora Salurkan Dana untuk Semeru

HUMANIORA – (05/01/2022) Komunitas Muslim Indonesia di Belgia bekerja sama dengan Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang untuk menggalang dan menyalurkan donasi bagi korban erupsi Gunung Semeru. Penggalangan dana dilakukan sejak medio Desember 2021 oleh sejumlah organisasi kemasyarakatan di Belgia, yaitu Nusantara Cultural Centre, PCI Nahdlatul Ulama Belgia, Keluarga Pengajian Muslimin Indonesia Belgia, dan Perhimpunan Pelajar Indonesia di Belgia, serta dosen Fakultas Humaniora. Donasi yang terkumpul disampaikan secara langsung kepada masyarakat terdampak bencana pada Rabu, 5 Januari 2022. Penyerahan bantuan dilakukan oleh koordinator Diaspora Indonesia di Belgia (Miftahul Huda), perwakilan dosen Fakultas Humaniora (Ulil Fitriyah dan Irham), dan pengurus Ikatan Alumni Fakultas Humaniora, Muhammad Edy Thoyib.

Bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan kepada masyarakat terdampak yang diharapkan dapat meringankan beban para korban di sana. Penyerahan bantuan dilakukan di dua tempat, yaitu Dusun Umbul Desa Supit Urang Kecamatan Candipuro dan Pesantren Al-Faizin Al-Islamy Supit Urang. "Kami turut berduka atas musibah yang dialami saudara-saudara kita yang terkena musibah erupsi Semeru. Bantuan dari masyarakat Indonesia di Belgia ini semoga bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara kita di sini," ujar Miftahul Huda, Perwakilan Komunitas Muslim Belgia yang juga menjabat sebagai ketua PCI NU Belgia saat mendatangi lokasi bencana.

Bantuan berupa uang tunai diterima langsung oleh Kepala Desa Supit Urang dan dua buah mesin cuci diterima oleh Pengasuh Pesantren Al-Faizin, Gus Fauzul Adhim di depan para relawan dan warga setempat. "Kami sengaja datang ke sini secara langsung untuk memberi semangat kepada saudara-saudara kita di sini. Semoga para korban senantiasa diberi ketabahan dan tetap optimis untuk menjalani aktivitas mereka kembali," Tutur Ulil Fitriyah, dosen Fakultas Humaniora yang aktif menggalang aksi sosial kemanusiaan melalui media sosial.

Nurul Yaqin Pribadi, Kepala Desa Supit Urang, mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Diaspora Indonesia di Belgia dan Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Ia mengatakan bahwa warganya saat ini sedang berfokus pada pembenahan tempat tinggal yang rusak tersapu lahar Semeru. "Atas nama warga, saya mengucapkan terima kasih atas kepedulian bapak dan ibu. Kami akan mendistribusikan bantuan dari para donatur kepada warga yang terdampak untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari."

Sementara itu, Gus Fauzul mengatakan bahwa bantuan yang diterima oleh pihak pesantren akan digunakan untuk mendukung pembangunan ruang belajar dan pembelian dua buah mesin cuci. “Mesin cuci dibutuhkan karena di sini masih sering turun hujan bercampur abu sehingga kesulitan menjemur atau mengeringkan pakaian santri.”, ungkapnya. Mesin cuci juga dapat dimanfaatkan oleh warga sekitar yg terdampak untuk meringankan beban kerja domestik mereka.

Sementara itu, petugas masih terus mengimbau masyarakat agar tidak beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari puncak Gunung Semeru, mengingat kondisi Semeru saat ini masih berstatus level 3 atau siaga. [LYN]

Read 53 times Last modified on Kamis, 06 Januari 2022 09:21
Share
Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…