{"id":907,"date":"2018-08-20T11:14:37","date_gmt":"2018-08-20T11:14:37","guid":{"rendered":"https:\/\/migrate-humaniora.uin-malang.ac.id\/?p=795"},"modified":"2018-08-20T11:14:37","modified_gmt":"2018-08-20T11:14:37","slug":"teori-konstruktivisme-bangkitkan-kreativitas-pembelajar-bahasa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/berita\/teori-konstruktivisme-bangkitkan-kreativitas-pembelajar-bahasa\/","title":{"rendered":"Teori Konstruktivisme, Bangkitkan Kreativitas Pembelajar Bahasa"},"content":{"rendered":"<p style=\"margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; line-height: normal;\"><span>Untuk kesekian kali, u<\/span><span>nit Laboratorium Kajian Bahasa dan Budaya (LKBB) Fakultas Humaniora menyelenggarakan\u00a0<\/span><span>diskusi<\/span><span>\u00a0rutin.\u00a0<\/span><span>Kali\u00a0<\/span><span>ini,\u00a0<\/span><span>diskusi\u00a0<\/span><span>dilaksanakan\u00a0<span>\u00a0<\/span>pada\u00a0<\/span><span>Jum\u2019at\u00a0<\/span><span>10 Agustus 2018 di Ruang BIPA. Topik yang di<\/span><span>angkat adalah<\/span><span>\u00a0teori konstruktivisme<\/span><span>\u00a0dalam pengajaran di abad XXI<\/span><span>.\u00a0<\/span><span>Narasumber\u00a0<\/span><span>dalam kajian ini adalah Dr. Langgeng Budianto,M. Pd<\/span><span>.<\/span><\/p>\n<p style=\"margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; line-height: normal;\"><span>Dalam presentasinya, Dr. Langgeng\u00a0<span>\u00a0<\/span>Budianto, M.Pd<\/span><span>.<\/span>\u00a0<span>memaparkan<\/span>\u00a0<span>pentingnya\u00a0<\/span><span>teori\u00a0<\/span><span>konstruktivisme dalam desain lingkungan pembelajaran berbasis bahasa Inggris untuk Tujuan Khusus (ESP).\u00a0<\/span><span>Teori\u00a0<\/span><span>konstruktivisme\u00a0<\/span><span><span>\u00a0<\/span>sangat membantu\u00a0<\/span><span>dalam pengajaran ESP<\/span><span>\u00a0dalam meningkatkan kemampuan mahasiswa untuk memperoleh berbagai keterampilan komunikasi, kecakapan, dan sikap mereka terhadap pekerjaan yang dibutuhkan dalam masyarakat.<\/span><\/p>\n<p style=\"margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; line-height: normal;\"><span>\u201cKalau kita menggunakan teori\u00a0<\/span><span>konstruktivisme<\/span><span>\u00a0di kelas, maka siswa bisa mendapatkan ruang untuk mencari makna. Mereka bisa menghargai ketidakpastian, dan bertanya secara bertanggung jawab\u201d tegas\u00a0<\/span><span>Dr. Langgeng Budianto,M. Pd<\/span><span>.<\/span><\/p>\n<p style=\"margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; line-height: normal;\"><span>Dalam diskusi ini juga terungkap bahwa teori\u00a0<\/span><span>konstruktivisme<\/span><span>\u00a0menjadi sangat relevan bagi perkembangan siswa di abad XXI. Karena dapat membentuk keterampilan siswa lebih profesional, dan bisa lebih bersaing dengan dunia luar.<\/span><\/p>\n<p style=\"margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; line-height: normal;\"><span>\u201cMemasuki era globalisasi, lingkungan dwibahasa berbasis pada kebutuhan untuk mempersiapkan anak didik menjadi kreatif dan inovatif. Teori\u00a0<span>\u00a0<\/span>konstruktivisme membuka eluang untuk itu,\u201d lanjutnya.<strong>[af]<\/strong><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Untuk kesekian kali, unit Laboratorium Kajian Bahasa dan Budaya (LKBB) Fakultas Humaniora menyelenggarakan\u00a0diskusi\u00a0rutin.\u00a0Kali\u00a0ini,\u00a0diskusi\u00a0dilaksanakan\u00a0\u00a0pada\u00a0Jum\u2019at\u00a010 Agustus 2018 di Ruang BIPA. Topik yang diangkat adalah\u00a0teori konstruktivisme\u00a0dalam pengajaran di abad XXI.\u00a0Narasumber\u00a0dalam kajian ini adalah Dr. Langgeng Budianto,M. Pd. Dalam presentasinya, Dr. Langgeng\u00a0\u00a0Budianto, M.Pd.\u00a0memaparkan\u00a0pentingnya\u00a0teori\u00a0konstruktivisme dalam desain lingkungan pembelajaran berbasis bahasa Inggris untuk Tujuan Khusus (ESP).\u00a0Teori\u00a0konstruktivisme\u00a0\u00a0sangat membantu\u00a0dalam pengajaran ESP\u00a0dalam meningkatkan kemampuan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-907","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/907","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=907"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/907\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=907"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=907"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=907"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}