{"id":8736,"date":"2025-11-11T07:51:51","date_gmt":"2025-11-11T07:51:51","guid":{"rendered":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/?p=8736"},"modified":"2025-11-11T07:51:51","modified_gmt":"2025-11-11T07:51:51","slug":"produktif-lewat-konten-kreatif-dian-agustiningsih-dorong-mahasiswa-humaniora-kembangkan-kreativitas-digital","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/berita\/produktif-lewat-konten-kreatif-dian-agustiningsih-dorong-mahasiswa-humaniora-kembangkan-kreativitas-digital\/","title":{"rendered":"Produktif Lewat Konten Kreatif: Dian Agustiningsih Dorong Mahasiswa Humaniora Kembangkan Kreativitas Digital"},"content":{"rendered":"<p><strong>HUMANIORA<\/strong> \u2013 (11\/11\/2025) Di era digital saat ini, kreativitas menjadi kunci utama dalam menghadapi persaingan global, terutama di industri kreatif yang terus berkembang pesat. Kemampuan menghasilkan konten kreatif tidak lagi sekadar keterampilan tambahan, melainkan kebutuhan penting bagi mahasiswa untuk dapat beradaptasi, berinovasi, dan berkontribusi dalam dunia kerja modern. Hal itu disampaikan Dian Agustiningsih, S.S., <em>Creative Director <\/em>dari<em> JA Production<\/em>, dalam kegiatan Workshop Pengembangan Karier Mahasiswa yang digelar Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Selasa, 11 November 2025.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Read too:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><a href=\"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/berita\/fakultas-humaniora-gelar-workshop-the-next-level-of-ulul-albab-siapkan-mahasiswa-jadi-talenta-digital-berintegritas\/\"><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-luminous-vivid-orange-color\">Fakultas Humaniora Gelar Workshop \u201cThe Next Level of Ulul Albab\u201d: Siapkan Mahasiswa Jadi Talenta Digital Berintegritas<\/mark><\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/berita\/dekan-fakultas-humaniora-ajak-mahasiswa-siapkan-mental-tangguh-dan-komitmen-pengabdian-di-era-digital\/\"><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-luminous-vivid-orange-color\">Dekan Fakultas Humaniora Ajak Mahasiswa Siapkan Mental Tangguh dan Komitmen Pengabdian di Era Digital<\/mark><\/a><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Melalui materinya berjudul <em>\u201cProduktif Lewat YouTube\u201d<\/em>, Dian berbagi kisah perjalanan kariernya dalam membangun perusahaan kreatif di bidang audio dan visual yang kini telah mengembangkan lebih dari 30 kanal YouTube aktif. Ia menuturkan bahwa perjalanan JA Production berawal dari kegiatan sederhana di dunia pendidikan, yaitu mewadahi bakat siswa ekskul Banjari, hingga akhirnya berkembang menjadi perusahaan kreatif berbasis digital yang berpengaruh.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/image-7-1024x768.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-8738\" srcset=\"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/image-7-1024x768.png 1024w, https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/image-7-300x225.png 300w, https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/image-7-768x576.png 768w, https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/image-7-16x12.png 16w, https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/image-7.png 1280w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>\u201cAwalnya kami hanya ingin memberi ruang bagi anak-anak untuk berkarya. Tapi dari situ, kami belajar bahwa niat baik, konsistensi, dan keberanian mengambil langkah bisa membawa perubahan besar,\u201d ungkap Dian di hadapan mahasiswa.<\/p>\n\n\n\n<p>Dian menekankan bahwa dunia digital membuka peluang luas bagi generasi muda untuk berkarya dan berpenghasilan, terutama melalui platform seperti YouTube. Ia memaparkan tahapan membangun kanal yang produktif, mulai dari memperkuat niat, menentukan jenis konten, melakukan perencanaan, hingga menjaga konsistensi unggahan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKuncinya ada pada niat dan istiqamah. Jika konsisten dan fokus, platform seperti YouTube bukan hanya wadah ekspresi, tapi juga bisa menjadi sumber penghasilan dan karier profesional,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain berbagi pengalaman pribadi, Dian juga menjelaskan berbagai skema monetisasi YouTube, seperti pendapatan dari iklan, <em>fun funding<\/em>, <em>YouTube Shopping<\/em>, dan dukungan langsung dari penonton melalui fitur <em>Super Chat<\/em> dan <em>Super Thanks<\/em>. Ia mendorong mahasiswa agar tidak ragu untuk mengeksplorasi peluang ekonomi digital dengan cara kreatif namun tetap beretika.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cJangan takut memulai. Dunia digital memberi ruang bagi siapa pun yang mau belajar, bekerja keras, dan berkarya dengan jujur,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sesi bersama Dian Agustiningsih berjalan interaktif. Para mahasiswa terlihat antusias menanyakan strategi membangun audiens, menjaga orisinalitas konten, dan mengelola waktu di tengah kesibukan akademik.<\/p>\n\n\n\n<p>Melalui materi ini, mahasiswa Humaniora diajak untuk melihat bahwa karier di era digital tidak selalu identik dengan dunia korporasi, tetapi juga bisa lahir dari kreativitas dan nilai kemanusiaan yang dikembangkan secara mandiri. <strong>(unr)<\/strong><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>HUMANIORA \u2013 (11\/11\/2025) Di era digital saat ini, kreativitas menjadi kunci utama dalam menghadapi persaingan global, terutama di industri kreatif yang terus berkembang pesat. Kemampuan menghasilkan konten kreatif tidak lagi sekadar keterampilan tambahan, melainkan kebutuhan penting bagi mahasiswa untuk dapat beradaptasi, berinovasi, dan berkontribusi dalam dunia kerja modern. Hal itu disampaikan Dian Agustiningsih, S.S., Creative [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8737,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-8736","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8736","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8736"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8736\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8740,"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8736\/revisions\/8740"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8737"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8736"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8736"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8736"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}