{"id":866,"date":"2018-02-14T21:21:46","date_gmt":"2018-02-14T21:21:46","guid":{"rendered":"https:\/\/migrate-humaniora.uin-malang.ac.id\/?p=754"},"modified":"2018-02-14T21:21:46","modified_gmt":"2018-02-14T21:21:46","slug":"diskusi-terbuka-bersama-dosen-dari-universitas-86-bahasa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/berita\/diskusi-terbuka-bersama-dosen-dari-universitas-86-bahasa\/","title":{"rendered":"Diskusi Terbuka Bersama Dosen dari Universitas 86 Bahasa"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-indent: 36.0pt;\"><span>Rabu (5\/2).<\/span>\u00a0Dosen bahasa asing dari\u00a0<em>Beijing Foreign Student University<\/em>\u00a0(BSFU) menjadi pemateri pada kajian diskusi rutin SAC. Dalam diskusi kali ini, pemateri, Hendy Yuniarto, mengulas tentang bagaimana beliau mengajarkan mata kuliah bahasa Jawa dan Indonesia di Universitas yang mempunyai 86 jurusan tentang berbagai bahasa ini. Bukan hanya itu, beliau juga menguak bagaimana cara belajar bahasa Cina<span>\u00a0y<\/span>ang akhir-akhir ini semakin banyak peminatnya.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span>\u00a0\u00a0<\/span><span><span>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/span><\/span>Dosen yang mengajar 2\u00a0<span>b<\/span>ahasa yaitu\u00a0<span>B<\/span>ahasa Jawa dan Bahasa Indonesia ini menjelaskan bahwa bahasa Jawa di BSFU merupakan mata kuliah pilihan bahasa ke-3 setelah bahasa jurusannya dan bahasa Inggris. Sedangkan, Bahasa Indonesia merupakan suatu jurusan diantara 86 jurusan bahasa yang mana hanya menyediakan pendaftaran mahasiswa 4 tahun sekali. Beliau menguatarakan bahwa alasan 4 tahun sekali merekrut mahasiswa karena beberapa alasan<span>,<\/span>\u00a0salah satunya agar menjaga kualitas pengajar dan pelajarnya.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/span><span><span>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/span>K<\/span>husus<span>\u00a0Bahasa Ja<\/span>wa, dosen alumni Universitas Gajahmada (UGM) ini menjelaskan pada awalnya beliau memberikan materi tentang fonologi yang dipakai pada bahasa\u00a0<span>Ja<\/span>wa dan Indonesia. Setelah pemberian ilmu fonologi, beliau menjelaskan tentang bagaimana pemakaian bahasa\u00a0<em>ngoko<\/em>\u00a0dan\u00a0<em>krama\u00a0<\/em>dalam bahasa\u00a0<span>Ja<\/span>wa. Beliau berkata dalam mengajar bahasa jawa, beliau seperti mengajar siswa Taman Kanak-kanak (TK). \u201cSaya mengajar dari nol, dan mereka juga tidak punya modal sebelumnya. Jadi, saya seperti mengajar anak TK.\u201d Ujar pak Hendy, yang merupakan teman kuliah S2 dosen Sastra Inggris (SI), Agwin Degaf. Oleh karena itu, untuk mempermudah mahasiswa memahami bahasa yang diajarkan, beliau juga memperkenalkan kultur dan adat istiadat yang berada di Indonesia.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span>\u00a0\u00a0\u00a0<\/span><span><span>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/span><\/span>Pak Hendy, selanjutnya, menjelaskan tentang bagaimana bahasa Cina semakin berkembang akhir-akhir ini dalam hal peminatnya. Beliau menjelaskan bah<span>wa<\/span>\u00a0faktor yang mempengaruhi orang-orang belajar bahasa Cina adalah faktor ekonomi. Seperti apa yang dikatakan beliau, banyak perusahaan<span>\u00a0\u00a0<\/span>mencari pekerja yang berkemampuan berbahasa Cina. \u201cSekarang banyak perusahaan yang mencari pekerja yang bisa berbahasa Cina dan itu gajinya juga lumayan besar.\u201d\u00a0<span>Terang<\/span>\u00a0beliau. Namun, bukanlah<span>\u00a0\u00a0<\/span>perkara mudah untuk menguasai bahasa Cina. Butuh konsistensi dalam belajar dan biayanya juga tidak murah. \u201c<span>B<\/span>ahasa Cina ini bahasa yang sulit dipelajari, butuh konsistensi dan juga biaya kursusnya juga mahal.\u201d Imbuh dosen yang juga mantan jurnalis ini.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span>\u00a0\u00a0\u00a0<\/span><span><span>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/span><\/span>Acara diskusi yang dihadiri oleh beberapa mahasiswa Cina dari Bahasa dan Sastra Arab (BSA) dan Sastra Inggris (SI) ini, diakhiri dengan pemberian bingkisan dari tim SAC.<span>\u00a0[bo]<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Rabu (5\/2).\u00a0Dosen bahasa asing dari\u00a0Beijing Foreign Student University\u00a0(BSFU) menjadi pemateri pada kajian diskusi rutin SAC. Dalam diskusi kali ini, pemateri, Hendy Yuniarto, mengulas tentang bagaimana beliau mengajarkan mata kuliah bahasa Jawa dan Indonesia di Universitas yang mempunyai 86 jurusan tentang berbagai bahasa ini. Bukan hanya itu, beliau juga menguak bagaimana cara belajar bahasa Cina\u00a0yang akhir-akhir [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-866","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/866","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=866"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/866\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=866"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=866"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=866"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}