{"id":2718,"date":"2024-09-27T03:20:26","date_gmt":"2024-09-27T03:20:26","guid":{"rendered":"https:\/\/migrate-humaniora.uin-malang.ac.id\/?p=2404"},"modified":"2024-09-27T03:20:26","modified_gmt":"2024-09-27T03:20:26","slug":"buka-humaniora-isc-dekan-humaniora-tekankan-pentingnya-critical-thinking","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/berita\/buka-humaniora-isc-dekan-humaniora-tekankan-pentingnya-critical-thinking\/","title":{"rendered":"Buka Humaniora ISC, Dekan Humaniora Tekankan Pentingnya Critical Thinking"},"content":{"rendered":"<p><strong>HUMANIORA<\/strong> \u2013 (27\/9\/2024) Fakultas Humaniora Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menggelar program International Scholar Engagement, Jumat, 27 September 2024. Dengan mengusung tema <em>\u201cHumanities, Humanism, and Humanity: Engaging Intellectual Icons of our Times\u201d,<\/em> program ini dirancang khusus untuk mahasiswa Fakultas Humaniora, dengan menghadirkan narasumber berkaliber internasional, Prof. Dr. Azhar Ibrahim dari Department of Malay Studies, National University of Singapore (NUS).<\/p>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\" size-full wp-image-2403\" src=\"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Dr_Azhar3-303.png\" alt=\"\" width=\"793\" height=\"402\" \/><\/p>\n<p><strong>Baca juga:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li><a href=\"berita\/6120-gantikan-skripsi-3-mahasiswa-bsa-terbitkan-artikel-di-jurnal-bereputasi\">Gantikan Skripsi, 3 Mahasiswa BSA Terbitkan Artikel di Jurnal Bereputasi<\/a><\/li>\n<li><a href=\"berita\/6117-lolos-ujian-sertifikasi-dosen-dan-mahasiswa-humaniora-raih-sertifikat-dari-lsp-p3-dds\">\u00a0Lolos Ujian Sertifikasi, Dosen dan Mahasiswa Humaniora Raih Sertifikat dari LSP P3 DDS<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<p>Dekan Fakultas Humaniora, Dr. M. Faisol, M.Ag., dalam sambutannya menekankan urgensi topik tersebut, terutama di tengah tantangan era digital dan <em>post-truth<\/em> yang mengaburkan batas-batas antara realitas dan ilusi.<\/p>\n<p>Dr. Faisol menjelaskan bahwa pentingnya studi humaniora semakin terasa di zaman digital ini, di mana representasi digital sering kali mengaburkan makna dari realitas sebenarnya. \u201cKita hidup di era di mana realitas yang terlihat di layar sering kali bukanlah realitas yang sesungguhnya. Oleh karena itu, pemahaman kritis terhadap konsep-konsep seperti kemanusiaan, kebenaran, dan makna menjadi sangat penting,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Ia menambahkan bahwa di era <em>post-truth<\/em>, di mana informasi sering kali dimanipulasi untuk tujuan tertentu, peran humaniora menjadi semakin vital dalam membantu manusia mendefinisikan ulang makna kehidupan. \u201cKita perlu kembali pada esensi kemanusiaan, di mana nilai-nilai humanisme menjadi pondasi untuk memahami dan menghadapi tantangan zaman,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Program <em>International Scholar Engagement i<\/em>ni merupakan bagian dari upaya Fakultas Humaniora untuk terus memperluas cakrawala akademik mahasiswanya, mempersiapkan mereka tidak hanya untuk dunia kerja, tetapi juga untuk menjadi warga dunia yang berkontribusi dalam menghadapi tantangan kemanusiaan global.<\/p>\n<p>Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa humaniora memiliki peran yang sangat penting dalam membantu generasi muda menghadapi tantangan di era disrupsi, dengan tetap mempertahankan nilai-nilai kritis dan kemanusiaan sebagai pedoman berpikir. <strong>[al]<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>HUMANIORA \u2013 (27\/9\/2024) Fakultas Humaniora Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menggelar program International Scholar Engagement, Jumat, 27 September 2024. Dengan mengusung tema \u201cHumanities, Humanism, and Humanity: Engaging Intellectual Icons of our Times\u201d, program ini dirancang khusus untuk mahasiswa Fakultas Humaniora, dengan menghadirkan narasumber berkaliber internasional, Prof. Dr. Azhar Ibrahim dari Department of [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2747,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[40,29,76,467],"class_list":["post-2718","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","tag-humaniora","tag-internasional","tag-juara","tag-uinmalang"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2718","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2718"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2718\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2747"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2718"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2718"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2718"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}