{"id":1506,"date":"2021-10-01T06:18:58","date_gmt":"2021-10-01T06:18:58","guid":{"rendered":"https:\/\/migrate-humaniora.uin-malang.ac.id\/?p=914"},"modified":"2021-10-01T06:18:58","modified_gmt":"2021-10-01T06:18:58","slug":"karya-mahasiswa-humaniora-dapat-apresiasi-dari-direktur-pendidikan-diniyah-dan-pondok-pesantren-kemenag-ri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/berita\/karya-mahasiswa-humaniora-dapat-apresiasi-dari-direktur-pendidikan-diniyah-dan-pondok-pesantren-kemenag-ri\/","title":{"rendered":"Karya Mahasiswa Humaniora Dapat Apresiasi Dari Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag RI"},"content":{"rendered":"<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\" size-full wp-image-913\" src=\"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Karya_Mahasiswa1-e95.jpg\" alt=\"\" width=\"1599\" height=\"738\" \/><\/p>\n<p><strong>HUMANIORA<\/strong> &#8211; (01\/10\/2021) Menulis menjadi kunci penting yang dapat menjadikan keabadian eksistensi seseorang. Jasad seseorang bisa punah, tetapi tidak demikian dengan tulisan. Dalam sebuah karya, seseorang menuliskan ide dan gagasannya. Dan karya ini yang membuat seseorang abadi sepanjang masa. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag RI, Dr. H. Waryono Abdul Ghofur, M.Ag. pada Jum\u2019at, 1\/10\/2021 di ruang Dekan, di sela-sela kunjungannya ke Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.<br \/>Sebagai tuan rumah dan sekaligus Dekan Fakultas Humaniora, M. Faisol menyampaikan terima kasih atas kunjungan Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag RI. \u201cTerima kasih atas kunjungan Bapak Direktur. Ini menjadi satu kehormatan tersendiri,\u201d papar M. Faisol.<br \/>Dekan Fakultas Humaniora kemudian bertukar pikiran dengan Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag RI, termasuk juga menunjukkan beberapa karya mahasiswa Fakultas Humaniora. \u201cSemua buku ini sepenuhnya karya mahasiswa yang dihasilkan dari projek dalam perkuliahan dan hasil dari Praktik Kerja Lapangan (PKL) selama Pandemi,\u201d imbuh Dekan Fakultas Humaniora yang juga pernah se-almamater dengan Dr. H. Waryono Abdul Ghofur.<br \/>Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag RI, Dr. H. Waryono Abdul Ghofur, M.Ag. mengapresisasi karya mahasiswa. Menurutnya, karya ini merupakan wujud nyata dari proses pembelajaran yang perlu dicontoh. \u201cTulislah apa yang ada dalam pikiran karena tulisan itulah yang membuat kita abadi,\u201d demikian tutur Dr. H. Waryono Abdul Ghofur, M.Ag.<br \/>Lebih lanjut, Dr. H. Waryono Abdul Ghofur, M.Ag. menambahkan bahwa kreatifitas seperti ini harus ditularkan kepada yang lain. \u201cTeruslah menulis, seperti yang sekarang ini dilakukan oleh mahasiswa Fakultas Humaniora,. Ini merupakan hasil dari kreatifitas yang luar biasa,\u201d tegasnya. <strong>[AII]<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>HUMANIORA &#8211; (01\/10\/2021) Menulis menjadi kunci penting yang dapat menjadikan keabadian eksistensi seseorang. Jasad seseorang bisa punah, tetapi tidak demikian dengan tulisan. Dalam sebuah karya, seseorang menuliskan ide dan gagasannya. Dan karya ini yang membuat seseorang abadi sepanjang masa. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag RI, Dr. H. Waryono Abdul [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1613,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-1506","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1506","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1506"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1506\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1613"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1506"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1506"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1506"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}