{"id":14123,"date":"2026-01-20T09:54:50","date_gmt":"2026-01-20T02:54:50","guid":{"rendered":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/?p=14123"},"modified":"2026-01-20T15:00:43","modified_gmt":"2026-01-20T08:00:43","slug":"dari-teks-ke-peradaban-prof-faisol-tegaskan-makna-profetik-kisah-kenabian-al-quran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/berita\/dari-teks-ke-peradaban-prof-faisol-tegaskan-makna-profetik-kisah-kenabian-al-quran\/","title":{"rendered":"Dari Teks ke Peradaban, Prof. Faisol Tegaskan Makna Profetik Kisah Kenabian Al-Qur\u2019an"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>HUMANIORA <\/strong>\u2013 (20\/1\/2026) Pidato pengukuhan Guru Besar yang disampaikan Dekan Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. H. M. Faisol, M.Ag., menegaskan kembali posisi strategis kisah kenabian dalam Al-Qur\u2019an sebagai fondasi pembentukan peradaban profetik. Dalam Sidang Terbuka Senat Pengukuhan Guru Besar Bidang Sastra Arab yang digelar di Auditorium Gedung Dr. (HC) Ir. H. Soekarno Lantai V, Prof. Faisol menggarisbawahi bahwa kisah-kisah Al-Qur\u2019an tidak dapat direduksi semata sebagai narasi historis atau pengajaran moral normatif.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><a href=\"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/berita\/inspirasi-generasi-muda-mahasiswa-humaniora-isi-sesi-pengembangan-diri-di-expo-campus\/\"><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-luminous-vivid-orange-color\">Inspirasi Generasi Muda, Mahasiswa Humaniora Isi Sesi Pengembangan Diri di Expo Campus<\/mark><\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/berita\/gemar-seni-kaligrafi-antarkan-mahasiswa-humaniora-raih-prestasi-internasional-di-mhq-asean\/\"><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-luminous-vivid-orange-color\">Gemar Seni Kaligrafi Antarkan Mahasiswa Humaniora Raih Prestasi Internasional di MHQ ASEAN<\/mark><\/a><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Dalam naskah pidato ilmiahnya yang berjudul <em>\u201cNaratologi Al-Qur\u2019an: Struktur dan Fungsi Naratif Kisah Kenabian\u201d<\/em>, Prof. Faisol menjelaskan bahwa kisah para nabi dalam Al-Qur\u2019an merupakan cakrawala peradaban yang sarat makna teologis, sosial, dan kemanusiaan. Menurutnya, Al-Qur\u2019an menggunakan kisah sebagai medium utama untuk membentuk cara pandang umat terhadap tauhid, keadilan, dan pembebasan manusia dari berbagai bentuk penindasan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cDalam konteks Al-Qur\u2019an, kisah kenabian menempati posisi yang lebih mendalam. Ia tidak hanya menghadirkan tokoh dan peristiwa masa lalu, tetapi membangun kesadaran peradaban yang hidup dan relevan lintas zaman,\u201d tegas Prof. Faisol di hadapan sivitas akademika dan undangan.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/WhatsApp-Image-2026-01-20-at-9.47.08-AM-1024x768.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-14124\" srcset=\"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/WhatsApp-Image-2026-01-20-at-9.47.08-AM-1024x768.jpeg 1024w, https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/WhatsApp-Image-2026-01-20-at-9.47.08-AM-300x225.jpeg 300w, https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/WhatsApp-Image-2026-01-20-at-9.47.08-AM-768x576.jpeg 768w, https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/WhatsApp-Image-2026-01-20-at-9.47.08-AM-16x12.jpeg 16w, https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/WhatsApp-Image-2026-01-20-at-9.47.08-AM.jpeg 1280w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Ia mencontohkan kisah Nabi Musa \u2018alaihis salam sebagai salah satu narasi paling sentral dalam Al-Qur\u2019an. Disebutkan sebanyak 166 kali dalam 34 surat, kisah Nabi Musa tidak disajikan secara kronologis utuh, melainkan dalam fragmen-fragmen naratif yang tersebar dengan penekanan yang berbeda-beda. Pola ini, menurut Prof. Faisol, menunjukkan bahwa Al-Qur\u2019an tidak bertujuan menulis sejarah dalam pengertian modern, melainkan menyampaikan pesan peradaban.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKisah Nabi Musa bukan sekadar cerita tentang Fir\u2019aun, mukjizat, atau perjalanan Bani Israil. Ia adalah narasi tentang perlawanan terhadap tirani, pembelaan terhadap kaum tertindas, serta peneguhan nilai tauhid dan keadilan sosial,\u201d paparnya.<br>Lebih jauh, Prof. Faisol menekankan bahwa pendekatan naratologi memungkinkan pembacaan Al-Qur\u2019an yang lebih komprehensif dan kontekstual. Struktur kisah, pemilihan peristiwa, penokohan, dan dialog dalam Al-Qur\u2019an seluruhnya tunduk pada tujuan hidayah. Melalui kisah, Al-Qur\u2019an tidak hanya menyentuh aspek rasional, tetapi juga membangun kesadaran emosional dan spiritual umat.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam pidatonya, Prof. Faisol juga menegaskan bahwa kisah-kisah Al-Qur\u2019an memiliki fungsi pedagogis dan psikologis yang kuat. Kisah hadir untuk meneguhkan iman, menguatkan mental orang beriman, menumbuhkan optimisme, serta memberikan arah moral bagi masyarakat. Dengan demikian, kisah kenabian menjadi instrumen penting dalam membentuk manusia yang beriman, berkeadilan, dan berkeadaban.<\/p>\n\n\n\n<p>Pidato pengukuhan ini menegaskan kontribusi keilmuan Prof. Faisol dalam pengembangan kajian Sastra Arab, khususnya dalam membaca Al-Qur\u2019an sebagai teks ilahi yang memiliki struktur sastra tinggi dan visi peradaban yang jelas. Gagasan tentang peradaban profetik yang dibangun melalui kisah-kisah kenabian menjadi pesan kunci yang relevan di tengah tantangan kemanusiaan kontemporer, ketika nilai keadilan, pembebasan, dan kemanusiaan kembali diuji.<\/p>\n\n\n\n<p>Melalui pengukuhan ini, Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan kajian Al-Qur\u2019an yang integratif\u2014menghubungkan teks, sastra, dan realitas sosial\u2014sebagai kontribusi nyata bagi penguatan peradaban Islam yang humanis dan transformatif. <strong>[al\/Infopub]<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>HUMANIORA \u2013 (20\/1\/2026) Pidato pengukuhan Guru Besar yang disampaikan Dekan Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. H. M. Faisol, M.Ag., menegaskan kembali posisi strategis kisah kenabian dalam Al-Qur\u2019an sebagai fondasi pembentukan peradaban profetik. Dalam Sidang Terbuka Senat Pengukuhan Guru Besar Bidang Sastra Arab yang digelar di Auditorium Gedung Dr. (HC) Ir. H. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":14125,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[634,13],"tags":[],"class_list":["post-14123","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bahasa-dan-sastra-arab","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14123","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14123"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14123\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14126,"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14123\/revisions\/14126"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14125"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14123"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14123"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/humaniora.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14123"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}