
Jumat (24/8) – Sebanyak 178 Mahasiswa Fakultas Humaniora resmi dinobatkan sebagai sarjana, dalam gelaran Yudisium dan Pelepasan Mahasiswa Semester Gasal Tahun Akademik 2018/2019. Prosesi ini merupakan tahapan akhir sebelum nantinya para mahasiswa mengikuti wisuda.Menurut Dekan Fakultas Humaniora, Dr. Hj. Syafiyah, M.A, lulusan tahun ini sangatlah membanggakan, karena mayoritas mahasiswa lulus
Jember- MTQR V Jawa Timur diikuti oleh mahasiswa berbagai jurusan di UIN Malang. Salah satunya Jurusan Bahasa dan Sastra Arab Fakultas Humaniora. Di antara mahasiswa/mahasiswinya berhasil meraih juara I cabang lomba Debat Ilmiah Kandungan Al-Qur’an dalam Bahasa Arab (MDBAQ). Ialah Mar’atun Nailur Rif’ah dan Nandang Nurdiansyah yang mewakili dalam lomba.
Kamis (16/8) – Dalam rangkaian kegiatan PBAK Fakultas Humaniora, seluruh panitiamemberikan kesempatan kepada beberapa komunitas untuk memberikan demo dan perkenalan pada mahasiswa baru. Pengenalan tersebut dimoderatori langsung oleh Gubernur Humaniora, M. Zainul Milal. Pengenalan komunitas bertujuan untuk menunjukkan kepada seluruh mahasiswa baru, bahwasanya di Fakultas Humaniora tidak hanya diajarkan tentang
Panitia Pelaksana PBAK Fakultas Humaniora melaksanakan penyampaian materi mengenai wawasan kebangsaan yang disampaikan oleh penulis sekaligus dosen IAIN Tulung Agung, Dr. Ngainun Na’im. Penyampaian materi ini bertujuan mencegah penyebaran paham radikalisme di kalangan Mahasiswa Baru Humaniora 2018. Dimulai dengan pemaparan cepatnya persebaran radikalisme melalui media sosial, yang mana pengguna media
Panitia pelaksana PBAK Fakultas Humaniora dalam rangkaian kegiatannya menyelenggarakan pelatihan tradisi akademik dan strategi belajar di perguruan tinggi diisi oleh Bpk Nur Qomari, Rabu, 15/08/2018.Beliau merupakan dosen sekaligus alumni jurusan Bahasa dan Sastra Arab UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang. Penyampaian materi tersebut bertujuan agar Mahasiswa Baru memiliki bekal yang cukup
Fakultas Humaniora mengadakan PBAK (Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan) sebagai rangkaian dari PBAK Universitas untuk para mahasiswa baru di ruang auditorium fakultas, Selasa, 14/08/2018. Hari pertama PBAK berlangsung meriah dan khidmat. Semenjak pagi para mahasiswa baru sudah berkumpul di depan fakultas untuk mengikuti Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas. Dr
“Man ‘alima lughota qoumin, salima ‘an makrihim” ungkap Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim, Prof. Abdul Haris, sebagai pembuka motivasi pada PBAK Fakultas Humaniora, Rabu 15/08/2018. Prof. Haris menegaskan bahwa barang siapa yang menguasai bahasa kaum tertentu, maka akan selamat dari tipu daya maupun keburukan kaum tersebut. Menurut hematnya, suatu hari
Fakultas Humaniora melaksanakan kegiatan Pengenalan Budaya Akademik Kampus (PBAK). PBAK Fakultas Humaniora tahun ini diikuti oleh 431 mahasiswa baru, terdiri dari 197 dari Jurusan Bahasa dan Sastra Arab, dan 234 dari Jurusan Sastra Inggris. Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari mulai 14 – 16 Agustus 2018. Kegiatan ini dipusatkan di
Untuk kesekian kali, unit Laboratorium Kajian Bahasa dan Budaya (LKBB) Fakultas Humaniora menyelenggarakan diskusi rutin. Kali ini, diskusi dilaksanakan pada Jum’at 10 Agustus 2018 di Ruang BIPA. Topik yang diangkat adalah teori konstruktivisme dalam pengajaran di abad XXI. Narasumber dalam kajian ini adalah Dr. Langgeng Budianto,M. Pd. Dalam presentasinya, Dr.
Ikut berpartisipasi dalam event ilmiah level internasional adalah suatu kebanggaan. Hal itu yang dirasakan oleh Vita Nur Santi, M.Pd. Dosen kelahiran tahun 1983 ini menjadi salah satu perwakilan negara Indonesia dalam program beasiswa Training Course for Development Countries 2018 yang diselenggarakan oleh Northeast Normal University, Changchun, Jilin Province dengan sponsor