HUMANIORA – (27/10/2025) Upaya internasionalisasi kembali digaungkan kuat oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Drs. H. Basri, M.A., Ph.D., dalam pembukaan Humaniora International Youth-Enhancing Study (I-YES) 2025 yang digelar di ruang teater Fakultas Humaniora Kampus 1, Senin (27/10).
Read too:
- Ketua Panitia I-YES 2025: Satukan Budaya, Wujudkan Perdamaian Global
- Humaniora I-YES 2025 Resmi Dibuka, Hadirkan 20 Peserta Mancanegara
Dalam acara pembukaan tersebut, Drs. Basri menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Fakultas Humaniora yang secara konsisten menjadi garda terdepan dalam menghadirkan program akademik bertaraf global. Menurutnya, rekognisi internasional bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan strategis bagi universitas di era persaingan global.
“Internasionalisasi kampus itu penting. Dan hari ini Humaniora menunjukkan bukti nyatanya,” tegasnya.
Ia menambahkan, “Ini era kompetisi global. Fakultas Humaniora mampu menghadirkan inovasi dan program internasional yang terus berkembang. Performa para talenta dalam even ini luar biasa.”

Masih dalam sambutan singkatnya, tak lupa ia juga menyambut hangat seluruh peserta yang datang dari berbagai negara dan menegaskan bahwa Malang adalah tempat terbaik untuk belajar, bertumbuh, dan membangun pengalaman multikultural.
Dengan mengusung tema “Bridging Cultures for Global Peace” program ini memadukan pembelajaran akademik berbasis kelas, kunjungan budaya dan sekolah, dan interaksi lintas negara dan pengalaman kebhinekaan.
I-YES merupakan salah satu program unggulan Humaniora yang menegaskan komitmen fakultas dalam mendukung visi internasionalisasi kampus. Fokus ini tidak hanya pada mobilitas akademik, tetapi juga transformasi kualitas pembelajaran, jejaring global, dan penguatan daya saing lulusan.
Melalui penyelenggaraan I-YES 2025, Fakultas Humaniora kembali menunjukkan diri sebagai pusat pertukaran pengetahuan dan budaya yang menjembatani dunia dari Malang menuju panggung global. (unr)





