HUMANIORA – (17/9/2025) Segenap unit penunjang Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menegaskan komitmennya untuk konsisten memperkuat atmosfer akademik melalui sinergi program-program inovatif. Komitmen ini ditegaskan dalam rapat koordinasi pimpinan Fakultas Humaniora bersama sembilan unit penunjang yang digelar di Ruang Dekanat, Selasa (16/9).
Koordinasi dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Humaniora, Dr. M. Faisol, bersama jajaran wakil dekan: Dr. Halimi (Wakil Dekan Bidang Akademik), Miftahul Huda, Ph.D. (Wakil Dekan Bidang AUPK), dan Dr. Galuh Nur Rohmah (Wakil Dekan Bidang Kerjasama dan Kemahasiswaan).
Rapat ini menghadirkan ketua-ketua unit penunjang fakultas, yakni Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Penjaminan Mutu (UPM), Pembelajaran Mandiri, Penerbitan Jurnal, Pembinaan Mahasiswa dan Alumni, Kajian Bahasa dan Budaya, Kerjasama, Jurnal Mahasiswa, serta Informasi dan Publikasi (Infopub).
Dalam arahannya, Dekan Dr. M. Faisol menekankan bahwa unit penunjang merupakan “motor penggerak” yang harus berjalan selaras untuk mendukung visi besar Humaniora.
“Dengan perencanaan yang matang dan kolaborasi yang kuat, kita akan mampu menciptakan atmosfer akademik yang lebih hidup, kreatif, dan berdaya saing global,” tegasnya.
Senada dengan itu, Dr. Halimi menekankan pentingnya program yang berorientasi pada kebutuhan nyata mahasiswa dan dosen.
“Unit penunjang jangan hanya seremonial, tetapi harus menghadirkan dampak signifikan pada mutu pembelajaran, penelitian, dan publikasi,” ujarnya.
Dari perspektif pengelolaan, Miftahul Huda, Ph.D. menyoroti pentingnya transparansi dan akuntabilitas, disertai efisiensi penggunaan anggaran dan fasilitas. Sementara Dr. Galuh Nur Rohmah mendorong setiap unit untuk lebih terbuka dalam menjalin kolaborasi eksternal, baik dengan mitra dalam negeri maupun internasional.
Para ketua unit pun menyambut positif arahan pimpinan fakultas. Perwakilan Unit Pembelajaran Mandiri, misalnya, menegaskan kesiapan menghadirkan inovasi berbasis kreativitas dan produktivitas mahasiswa sebagai ruh utama dalam menyiapkan keterampilan abad 21. Sementara unit lainnya turut berkomitmen meningkatkan kualitas akademik melalui bidang kerjanya masing-masing.
Dalam waktu dekat, selain sederet kegiatan internasional seperti I-YES, I-Talk, I-CAN, dan I-RUN, unit-unit juga akan menggelar agenda yang tak kalah penting. Unit Pembelajaran Mandiri misalnya, tengah menyiapkan Humaniora Academic Expo, sebuah ajang selama sepekan yang menjadi ruang aktualisasi diri mahasiswa dalam kegiatan akademik, kreatif, dan inspiratif.
Sementara itu, Unit Infopub terus menguatkan citra internasional fakultas melalui publikasi akademik dan budaya, sekaligus menjadi ruang kolaborasi mahasiswa dalam menghadirkan informasi yang inspiratif. Langkah ini tidak hanya menjaga transparansi, tetapi juga membangun citra positif Humaniora sebagai fakultas yang aktif, profesional, dan berdaya saing.
Rapat koordinasi ini ditutup dengan komitmen bersama seluruh unit penunjang untuk meningkatkan kinerja, memperkuat layanan akademik, serta membangun ekosistem pendidikan yang kondusif, produktif, dan berdaya saing di Fakultas Humaniora. (al)





