HUMANIORA – (23/1/2026) Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA) Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menunjukkan komitmennya dalam memastikan kelancaran administrasi akademik mahasiswa. Melalui agenda Pemrograman KRS Serentak Semester 2, prodi secara intensif mengawal para mahasiswa agar mampu merencanakan studi dengan tertib, tepat, dan sesuai ketentuan akademik yang berlaku.
Read too:
- Level Up Akademik: Jalur Artikel Jurnal Jadi Alternatif Prestisius Pengganti Skripsi di Prodi Sasing
- Prodi Sastra Inggris Gelar Sosialisasi Publikasi Jurnal sebagai Tugas Akhir Pengganti Skripsi
Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom pada Kamis (22/1/2026) ini dihadiri langsung oleh Ketua Program Studi BSA, Dr. Abdul Basid, S.S., M.Pd., Sekretaris Program Studi, Dr. Moh. Zawawi, M.Pd., serta staf Prodi, Khoirul Anas, S.S.

Kegiatan ini dirancang khusus sebagai ruang bimbingan teknis bagi mahasiswa semester 2 yang tengah memasuki fase krusial dalam pengambilan mata kuliah. Beberapa agenda utama yang dibahas meliputi tata cara dan alur pemrograman KRS, ketentuan pengambilan mata kuliah, hingga penyesuaian jumlah SKS yang dapat diambil berdasarkan prestasi akademik mahasiswa.
Dalam pemaparannya, Kaprodi BSA, Dr. Abdul Basid, S.S., M.Pd., menekankan pentingnya ketelitian dalam memilih mata kuliah agar sejalan dengan peta kurikulum prodi. Beliau mengingatkan bahwa masa depan akademik mahasiswa dimulai dari kecermatan dalam menyusun KRS di setiap awal semester.

Sementara itu, Sekprodi BSA, Dr. Moh. Zawawi, M.Pd., memberikan arahan terkait mekanisme konsultasi akademik. Beliau menegaskan bahwa mahasiswa tidak berjalan sendiri; peran Dosen Penasihat Akademik (DPA) sangat sentral dalam memvalidasi pilihan mata kuliah agar mahasiswa tidak mengalami kendala di tengah jalan.
Melengkapi aspek teknis, staf Prodi BSA, Khoirul Anas, S.S., menyampaikan detail waktu dan prosedur sistemik dalam platform akademik universitas. Ia mengimbau agar mahasiswa memperhatikan tenggat waktu pemrograman guna menghindari keterlambatan sistem yang dapat menghambat status aktif mahasiswa.
Dengan digelarnya pemrograman serentak ini, Prodi BSA berharap mahasiswa semester 2 memiliki kemandirian dalam mengelola beban studi mereka. Agenda ini juga menjadi sarana mitigasi agar tidak terjadi kesalahan pengambilan mata kuliah prasyarat yang dapat berdampak pada masa studi.
Melalui pendampingan yang ketat dan sistematis ini, Program Studi Bahasa dan Sastra Arab menegaskan posisinya dalam memberikan layanan prima, memastikan setiap mahasiswa mendapatkan hak akademisnya secara optimal, dan menjaga kualitas atmosfer pendidikan di lingkungan Fakultas Humaniora. [unr/Infopub]





