MIU Login

Perkuat Reputasi Publikasi Ilmiah, Humaniora Submit Afshaha ke DOAJ

HUMANIORA – (8/8/2025) Laboratorium Penerbitan Jurnal Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan mutu publikasi ilmiah dengan menggelar rapat koordinasi pada Jumat (8/8). Kegiatan ini mempertemukan para pengelola jurnal Fakultas Humaniora, serta mendapat dukungan teknis dari tim Journal Manager UIN Malang, Shofiy Petrina Mufidah dan Yunasman Salam. Pertemuan ini menjadi ruang untuk membangun strategi pengelolaan jurnal yang lebih berkualitas, dengan target seluruh jurnal di Fakultas Humaniora mampu menembus panggung publikasi ilmiah internasional.

Ketua Laboratorium Penerbitan Jurnal, Habiba Al-Umami, M.Hum., menegaskan bahwa konsistensi terbit bukanlah satu-satunya ukuran keberhasilan jurnal. Standar kualitas dan keterbukaan yang diakui secara global, menurutnya, menjadi kunci reputasi internasional.

“Kita perlu memastikan bahwa setiap jurnal tidak hanya terbit tepat waktu, tetapi juga memenuhi standar mutu dan akses terbuka yang diakui dunia,” ujarnya.

Rapat ini difokuskan pada dua agenda besar. Pertama, mempersiapkan Jurnal Afshaha untuk didaftarkan ke Directory of Open Access Journals (DOAJ) bulan Agustus ini. Kedua, mengawal Jurnal Lingua yang akan mengajukan akreditasi menuju Web of Science (WoS) bulan depan.

Sebagai langkah awal, dilakukan review dan perbaikan tampilan Open Journal Systems (OJS) seluruh jurnal. Habiba menjelaskan, tampilan OJS yang menarik, rapi, dan mudah diakses bukan sekadar estetika, tetapi juga strategi peningkatan citra jurnal di mata peneliti global.

DOAJ sendiri merupakan direktori internasional yang hanya memuat jurnal open access berkualitas dengan proses peer-review yang ketat, serta memiliki kebijakan editorial yang transparan. Sementara itu, WoS adalah indeks bereputasi tinggi yang menjadi rujukan utama peneliti di berbagai bidang ilmu. Jurnal yang terindeks di WoS dianggap memiliki standar akademik dan relevansi ilmiah yang unggul.

Pengelola Jurnal Afshaha, Dr. Abdul Muntaqim, menegaskan kesiapan timnya memenuhi seluruh kriteria DOAJ.

“Kami memastikan Afshaha memiliki kebijakan akses terbuka yang jelas, proses review sejawat yang transparan, dan informasi jurnal yang lengkap. Semua ini penting agar proses pendaftaran berjalan mulus,” tegasnya.

Melalui langkah strategis ini, Fakultas Humaniora menargetkan peningkatan visibilitas global dan reputasi ilmiah, sekaligus memperkuat kontribusinya dalam penyebaran ilmu pengetahuan secara terbuka. (al)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait