HUMANIORA – (11/11/2025) Di era persaingan karier yang semakin ketat, mampu menaklukkan sesi wawancara kerja menjadi penentu krusial bagi calon profesional muda. Meski memiliki CV yang kuat dan prestasi akademik mumpuni, banyak kandidat gagal melangkah lebih jauh karena tidak mampu menampilkan karakter, kompetensi, dan potensi secara efektif dalam interview. Menjawab tantangan tersebut, Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menghadirkan sesi pembekalan intensif dalam Workshop Pengembangan Karier bertema “Menyongsong Karier di Era Digital” untuk membekali mahasiswa strategi menghadapi proses rekrutmen modern.
Read too:
- Dunia Kerja Semakin Kompetitif, Eva Wardhani Beberkan Strategi Lolos Seleksi Karier
- Produktif Lewat Konten Kreatif: Dian Agustiningsih Dorong Mahasiswa Humaniora Kembangkan Kreativitas Digital
Suasana antusias memenuhi Ruang Teater dan Auditorium lantai 3 pada Selasa siang. Ratusan mahasiswa semester lima dari Program Studi Bahasa dan Sastra Arab serta Sastra Inggris tampak serius mengikuti paparan dari Eva Yuliana Ari Wardhani, praktisi Human Resource & General Affairs dengan pengalaman lebih dari 13 tahun di industri dairy. Dalam sesi bertajuk strategi sukses job interview, Eva mengurai tuntas langkah taktis menampilkan kualitas diri di hadapan rekruter.
Sejak awal, Eva menegaskan bahwa interview bukan hanya sesi menjawab pertanyaan, melainkan panggung untuk menunjukkan kapasitas diri, kematangan personal, serta kecocokan budaya dengan perusahaan. “Interview adalah kesempatan untuk menunjukkan bukan hanya siapa Anda, tetapi apa yang bisa Anda kontribusikan bagi perusahaan,” ujarnya. Menurutnya, perusahaan kini semakin menilai calon karyawan melalui kepribadian, kecerdasan sosial, dan integritas, bukan sekadar kemampuan teknis. (unr)





