HUMANIORA — (15/1/2026) Kegemaran terhadap seni kaligrafi Al-Qur’an mengantarkan mahasiswa Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. Dalam ajang MHQ ASEAN yang diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar, Pamekasan, Madura, pada 9–13 Januari 2026, mahasiswa Humaniora berhasil meraih Juara 1 Musabaqah Kaligrafi Qur’an (MKQ) kategori Dekorasi Arab.
Adalah Zaqhlul Ammar, mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA), yang sukses meraih Juara 1 MKQ Dekorasi. Mahasiswa asal Aceh ini menunjukkan kualitas artistik dan ketekunan tinggi dalam mengolah ayat-ayat Al-Qur’an ke dalam karya kaligrafi yang estetis dan sarat makna.
Even MHQ ASEAN merupakan ajang bergengsi yang menghadirkan peserta dari berbagai lembaga dan negara di kawasan Asia Tenggara. Peserta datang dari An-Nahdhoh Education Center Malaysia, Darul Hafidzin Malaysia, Yayasan Tahfidz Sulthan Haji Hasanal Bokiah Brunei Darussalam, Tahfidzul Quran Sadana Thailand, serta lembaga-lembaga nasional seperti Sabilul Muttaqin Kalimantan Tengah, UI Syafiidin, IAD Probolinggo, Universitas Brawijaya (UB), Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), dan lainnya.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai wadah bagi para peserta untuk menguji kemampuan di bidang masing-masing, sekaligus menjadi sarana syiar nilai-nilai Islam melalui semangat fastabiqul khairat—berlomba-lomba dalam kebaikan. Dengan skala internasional dan peserta yang kompetitif, MHQ ASEAN menjadi ajang pembuktian kapasitas intelektual, spiritual, dan artistik para mahasiswa dan santri.
Zaqhlul Ammar mengaku terkesan dengan penyelenggaraan acara tersebut. Menurutnya, sangat luar biasa melihat sebuah pondok pesantren mampu menggelar even semegah MHQ ASEAN dengan menghadirkan peserta dari luar Indonesia. “Persaingan terasa sangat intens karena bertemu langsung dengan para ahli di bidangnya. Namun panitia ramah dan pelayanannya baik. Alhamdulillah bisa bersaing dan memperoleh juara, ini menjadi pengalaman yang sangat mencerahkan,” ungkapnya.
Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menegaskan peran mahasiswa Fakultas Humaniora UIN Malang dalam mengembangkan seni, budaya, dan nilai-nilai keislaman di level global. Kegemaran pada seni kaligrafi yang dirawat dengan disiplin dan kecintaan pada Al-Qur’an terbukti mampu mengantarkan mahasiswa Humaniora berprestasi dan mengharumkan nama institusi di kancah internasional. [dee/Infopub]





