MIU Login

Berikan Pengarahan di Humaniora, WR 1: Siap Melangkah ke Tahap Rekognisi dan Reputasi Internasional

HUMANIORA – (13/2/2025) Rekognisi dan reputasi internasional menjadi tolok ukur utama bagi perguruan tinggi dalam membangun eksistensi dan daya saing di kancah dunia. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terus berupaya memperkuat posisinya dengan berbagai inovasi akademik dan peningkatan mutu pendidikan. Salah satu fakultas yang menjadi motor penggerak dalam pencapaian ini adalah Fakultas Humaniora, yang telah sukses menginisiasi berbagai program berorientasi internasional. Hal itu disampaikan Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Umi Sumbulah, M.Ag. dalam kegiatan rapat koordinasi awal perkuliahan semester genap tahun akademik 2024/2025, (13/2).

Read too:

Dalam sambutannya, Prof. Umi menyoroti bahwa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang saat ini telah memasuki tahun terakhir tahap keempat dalam roadmap pengembangan akademik. “Tahun depan, kita akan memasuki tahap kelima, yaitu rekognisi dan reputasi internasional. Fakultas Humaniora telah menunjukkan kiprah luar biasa dengan pencapaian akreditasi internasional FIBAA. Ini menjadi bukti bahwa kita berada di jalur yang benar menuju pencapaian global,” ujarnya.

Lebih lanjut, beliau mengapresiasi kerja keras seluruh sivitas akademika UIN Malang, terutama Fakultas Humaniora, dalam mengembangkan program internasional. “Prestasi Fakultas Humaniora dalam program internasional seperti I-YES, I-CAN, I-MOVE, dan I-SMASH sangat membanggakan. Ini membuktikan bahwa kita mampu berkompetisi di kancah internasional. Apa yang kita capai dalam QS World University Ranking (QS WUR) adalah hasil dari kolaborasi semua pihak. Saat ini, UIN Malang telah berhasil meraih peringkat 169 di Asia Tenggara dan 901+ di Asia. Kita harus terus berjuang agar tahun depan kita bisa mencapai peringkat yang lebih baik,” tambahnya.

Selain itu, Prof. Umi menekankan bahwa membangun universitas unggul harus melibatkan seluruh elemen kampus. “Reputasi akademik bukan hanya tanggung jawab pimpinan, tetapi juga seluruh dosen dan mahasiswa. Kita harus menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi dengan optimal, baik dalam pendidikan, penelitian, maupun pengabdian masyarakat,” tuturnya. Beliau juga mengingatkan para dosen untuk selalu meningkatkan kompetensi diri dan rekognisi akademik. “Dosen harus produktif dalam berkarya, memperbarui data di SISTER, serta melakukan sinkronisasi SINTA agar skor akademik kita semakin tinggi. Ini bukan hanya demi institusi, tetapi juga untuk karier profesional masing-masing,” jelasnya.

Sebagai penutup, Prof. Umi berharap Fakultas Humaniora terus maju dan menjadi berkah bagi sivitas akademika serta masyarakat luas. “Kita harus terus berinovasi, berkolaborasi, dan meningkatkan kualitas agar Fakultas Humaniora semakin diakui di tingkat internasional. Semoga usaha kita selalu mendapatkan kemudahan dan keberkahan,” pungkasnya.

Rapat koordinasi ini menjadi langkah awal yang kuat bagi Fakultas Humaniora dalam menyongsong semester baru dengan semangat baru, serta memastikan bahwa seluruh program akademik yang dijalankan sejalan dengan visi besar universitas untuk meraih pengakuan internasional. [al]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait