HUMANIORA – (10/10/2025) Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menerima kunjungan Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Negeri Makasar (UNM), Jumat (10/10/2025). Rombongan dipimpin oleh Ketua Jurusan Bahasa Inggris, Dr. La Sunra, S.Pd., M.Hum., yang hadir didampingi Kaprodi S3 Pendidikan Bahasa, Prof. Dr. Syarifuddin Dollah, M.Pd., Chairil Anwar Korompot, S.Pd., M.A., Ph.D., Dr. Maemuna Muhayyang, S.Pd., M.Pd., Dr. Muh. Hasbi, S.S., M.Hum.
Read too:
- DEMA-F Humaniora Bangun Sinergi dan Inspirasi Gerakan Mahasiswa bersama FAB UIN Surakarta
- Dosen Humaniora Tegaskan Pentingnya Literasi Kekuasaan dan Keamanan Digital dalam Pencegahan Kekerasan Berbasis Gender
Kehadiran mereka disambut langsung oleh Dekan Fakultas Humaniora, Dr. M. Faisol beserta jajaran dosen dan tenaga kependidikan. Dalam sambutanya, Dr. Faisol menyampaikan apresiasi atas kunjungan ini.
“Selamat datang di Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Terima kasih atas kehadirannya di fakultas kami. Kami terbuka untuk berdiskusi, bertukar ide, dan menjalin kerja sama demi pengembangan kelembagaan,” ujarnya.

Dr. La Sunra menegaskan bahwa tujuan kunjungan ini adalah untuk belajar langsung dari pengalaman Fakultas Humaniora yang dinilai berhasil dalam pengelolaan akademik, penelitian, kegiatan kemahaiswaan, pengabdian masyarakat, serta pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE). Lebih khusus, pihak UNM menyatakan keinginannya untuk belajar implementasi kegiatan akademik Fakultas Humaniora yang berskala internasional, seperti I-YES, I-SMASH, I-CAN, dan sebagainya untuk diadopsi di UNM.
“Kami memandang Fakultas Humaniora sebagai lembaga yang berpengalaman dalam implementasi manajemen pendidikan. Harapannya, kami dapat membawa pulang wawasan berharga untuk diterapkan di UNM,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Dr. Faisol menyatakan bahwa Fakultas Humaniora siap berbagi praktik terbaik yang telah dijalankan, sekaligus membuka peluang kerja sama ke depan. “Kunjungan ini kami harap menjadi langkah awal untuk sinergi yang lebih luas. Kita bisa saling menguatkan demi kemajuan bersama,” katanya.
Diskusi antara kedua belah pihak berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Berbagai topik strategis dibahas, mulai dari peningkatan mutu akademik, pengelolaan sumber daya manusia, hingga penguatan unit penunjang fakultas. Pertukaran ide ini diharapkan menjadi pondasi kerja sama yang berkelanjutan, membawa manfaat tidak hanya bagi kedua institusi, tetapi juga bagi mahasiswa, dosen, dan masyarakat luas. (al)





