MIU Login

Gelar I-RUN, Humaniora Dorong Dosen Raih Hibah Penelitian Internasional

HUMANIORA – (29/9/2025) Fakultas Humaniora Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menunjukkan langkah progresif dalam memperkuat jejaring riset global. Melalui kegiatan International Researcher Upgrading Network (I-RUN) 2025, para dosen Humaniora diajak membuka cakrawala penelitian internasional dengan fokus pada peluang hibah luar negeri.

Read too:


Acara yang digelar pada Senin, 29 September 2025, di Auditorium Fakultas Humaniora lantai dua ini mengusung tema “Optimalisasi Peluang dan Jejaring Riset Global Bidang Ilmu Humaniora: Kiat-kiat Memperoleh Hibah Penelitian Luar Negeri.”

Kegiatan dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Humaniora, Dr. M. Faisol, M.Ag. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya forum ini sebagai langkah strategis peningkatan kapasitas dosen.

“Kegiatan ini penting untuk meningkatkan level riset kita. Saya berharap dari kegiatan ini lahir satu atau dua bahkan lebih proposal riset yang bisa kita kembangkan bersama,” harapya.

Hadir sebagai narasumber, Anton Abdul Fatah, Ph.D., peneliti di Indonesia Infrastructure Guarantee Fund (IIGF) Institute sekaligus alumnus Ph.D. dari KU Leuven, Belgia.

Dalam sesi pemaparannya, Anton berbagi kiat-kiat praktis untuk memperoleh hibah penelitian internasional, mulai dari memahami visi misi pendonor hingga menyusun proposal yang selaras dengan prioritas lembaga pemberi dana.

Menariknya, di sela-sela presentasi akademik, Anton menyisipkan fun fact tentang Belgia. Ia menuturkan bahwa meskipun Belgia terkenal sebagai produsen cokelat kelas dunia, biji kakao yang digunakan justru banyak berasal dari Indonesia. Candaan ringan ini berhasil mencairkan suasana sekaligus menambah wawasan budaya bagi peserta.

Dalam kegiatan ini dipandu oleh Ketua Program Studi Sastra Inggris, Dr. Agwin Degaf ini menyita perhatian segenap dosen yang hadir, terutama saat Anton membagikan pengalaman pribadi serta strategi lembaga internasional dalam mendukung riset akademik.

Acara ini diharapkan menjadi pijakan awal bagi kolaborasi riset internasional yang lebih luas di lingkungan UIN Malang. Melalui I-RUN 2025, Fakultas Humaniora tidak hanya memperkuat kompetensi dosen dalam riset, tetapi juga membuka peluang jejaring global yang dapat melahirkan penelitian-penelitian unggulan di masa depan. (unr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait