Memasuki Hari Pertama Energize Your Academic, Rohmani Nur Indah: Menulis Itu Ibarat Make Up

HUMANIORA – (18/1/2023) Menulis artikel ilmiah itu mudah, tidak sesulit yang dibayangkan. Apalagi kalau data yang diperlukan sudah ada, baik dari hasil penelitian, skripsi ataupun thesis. Hal ini disampaikan Dr. Rohmani Nur Indah selaku narasumber dalam Program Energize Your Academic Writing yang digelar pada Selasa, 17 Januari 2022. Dalam kesempatan tersebut, Senior Editor Jurnal Lingua menyampaikan materi bertajuk Make Over: Research Report to Article.  

Baca juga:

“Menulis itu ibarat make up. Data yang nampak biasa, dengan sedikit permak dan penyesuaian gaya akan layak menjadi artikel ilmiah”, tegasnya.  

Mengenai pengolahan tulisan biasa menjadi artikel ilmiah, wanita asal Kota Malang itu mengenalkan kepada peserta Teknik reframing. Teknik reframing yang ia kenalkan, ia kombinasikan dengan teknik efektif dalam menyusun conclusion, abstrak, keywords, serta judul artikel.

Dr. Indah juga menjelaskan tentang teknik pemilihan topik dan sasaran jurnal yang dituju. Pemilihan tujuan artikel yang tepat menjadi faktor utama artikel kita diterima dalam sebuah jurnal ilmiah.

Terkait dengan kategoro isu, menurutnya isu global konteks lokal yang memiliki keunikan yang belum dieksplorasi secara internasional itu cocok masuk di Jurnal Internasional DOAJ, WoS, atau bahkan Scopus. Sedangkan untuk isu lokal yang konteksnya global, menunjukkan kebaruan temuan yang relevan 5-10 tahun bisa dimasukkan ke jurnal akreditasi nasional, baik Sinta 4, 5, atau 6. Adapun topik yang menunjukkan kebaruan temuan pada topik yang hangat diperbincangkan 2 tahun terakhir, dan ditulis dalam bahasa asing maka layak dimasukkan jurnal Akreditasi Nasional Sinta 2 atau 3.

Dalam kesempatan yang sama, Dr. Indah juga menjelaskan perlunya teknik kolaboratif dalam penulisan artikel. Hal ini menurutnya bertujuan untuk meningkatkan kualitas artikel yang dihasilkan. Teknik ini bisa dilakukan dengan berbagai Langkah, yakni menajamkan argumen, memperkaya sintesis, memperbaiki retorika, meningkatkan keterbacaan, serta memutahirkan referensi.

Di akhir materinya, Ketua Rumah Jurnal UIN Malang ini juga memberikan tips bahwa menulis itu tidak hanya perlu disempatkan, namun harus dijadwalkan.

“Menulis tidak bisa hanya menuruti mood saja. Jadwalkan waktu untuk menulis. Misal 30 menit tiap pagi, atau satu jam di malam hari”, tegasnya.

Para peserta mengikuti kegiatan ini dengan semangat dan antusias. Dalam diskusi yang digelar di Meeting Room lantai 2 Fakultas Humaniora ini, para peserta mendapat kesempatan untuk berdiskusi sekaligus praktik secara langsung didampingi pemateri dalam menghasilkan publikasi ilmiah. [al]

 

Jl. Gajayana 50 Malang 65144 - Jawa Timur - Indonesia

  • dummy+1 (0341) 551354

  • dummy+1 (0341) 551354

  • dummy humaniora@uin-malang.ac.id