Pengumuman

Pengertian
Untuk tugas akhir mahasiswa Fakultas Humaniora adalah dalam bentuk skripsi. Skripsi ialah suatu naskah ilmiah yang disusun atas dasar penelitian yang dilakukan mahasiswa dan dibimbing oleh seorang tenaga edukatif (dosen) dalam rangka menyelesaikan studi program sarjana jenjang Strata Satu (S1). Pembimbing skripsi merupakan tenaga edukatif yang membimbing mahasiswa dalam menyelesaikan skripsinya. Setelah menyelesaikan skripsi mahasiswa kemudian mengikuti ujian skripsi. Sidang ujian skripsi adalah suatu forum dimana dilaksanakan ujian skripsi mahasiswa. Dalam dorum ada tiga penguji yaitu, penguji utama, ketua sidang, dan juga sekretaris sidang. Penguji utama ialah tenaga edukatif yang melaksanakan pengujian skripsi mahasiswa dalam sidang ujian skripsi. Ketua sidang ujian skripsi ialah tenaga edukatif yang diangkat untuk memimpin sidang ujian skripsi. Sedangkan sekretaris sidang ujian skripsi ialah tenaga edukatif yang diangkat untuk mempersiapkan data yang diperlukan dan mencatat proses pelaksanaan sidang ujian skripsi.

Tema dan Penulisan Skripsi
Tema skripsi bersumber dari masalah keilmuan yang berhubungan dengan program studi mahasiswa yang kajiannya adalah masalah-masalah kebahasaan dan kesusastraan. Bahan penyusunan skripsi diperoleh dari hasil penelitian, baik penelitian lapangan (field research) maupun penelitian kepustakaan (library research). Skripsi ditulis dalam bahasa Arab bagi mahasiswa jurusan Bahasa dan Sastra Arab, serta dalam bahasa Inggris bagi mahasiswa jurusan Bahasa dan Sastra Inggris berdasarkan ketentuan yang telah ditetapkan. Skripsi disusun sendiri oleh mahasiswa atas bimbingan satu orang dosen pembimbing.

Majelis Penguji Skripsi
Majelis penguji skripsi terdiri atas seorang Penguji Utama, Ketua, dan seorang Sekretaris/Pembimbing yang ditunjuk oleh Pembantu Dekan Bidang Akademik dan tetapkan oleh Dekan. Ketua Majelis Penguji Skripsi adalah tenaga edukatif yang diangkat oleh Pembantu Dekan Bidang Akademik. Untuk sekretaris Majelis Penguji Skripsi berasal dari dosen pembimbing skripsi mahasiswa yang bersangkutan. Sedangkan penguji utama adalah tenaga edukatif yang berpangkat serendah-rendahnya Lektor dan telah menyelesaikan pendidikan tingkat magister (S-2), atau tenaga edukatif yang telah menyelesaikan pendidikan Doktor (S-3). Jika dalam keadaan terpaksa pembimbing tidak dapat hadir dalam sidang, maka ujian skripsi dapat dilangsungkan dengan syarat pembimbing menyampaikan nilai skripsi mahasiswa yang bersangkutan.

Syarat-syarat Ujian Skripsi
Bagi mahasiswa yang akan maju untuk mengikuti sidang ujian skripsi diharuskan memenuhi persyaratan sebagai berikut;

  1. Terdaftar sebagai mahasiswa pada semester saat ujian dilaksanakan.
  2. Masih dalam batas waktu mempunyai hak menyelesaikan studi (14 semester).
  3. Telah menempuh dan menyelesaikan semua beban sks.
  4. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sekurang-kurangnya 2,00 (dua, nol)
  5. Tidak ada nilai D dan E.
  6. Telah menyelesaikan tugas-tugas praktik, Praktik Kerja Lapangan Integratif (PKLI), dan ketentuan-ketentuan lain yang ditetapkan fakultas.
  7. Telah memperoleh sertifikat SKKM dari fakultas
  8. Telah memenuhi persyaratan administratif yang ditentukan.


Pra Ujian Skripsi
Setelah mendapat memenuhi semua syarat mengikuti ujian skripsi dan juga persetujuan dari Pembimbing, mahasiswa menggandakan skripsinya sebanyak 4 (empat) eksemplar disertai bukti lembar persetujuan dari Pembimbing. Kemudian mendaftarkan ke Bagian Akademik Fakultas dengan menyerahkan naskah skripsi sebanyak 4 (empat) eksemplar. Pada saat itu pula Pembantu Dekan Bidang Akademik mengusulkan kepada Dekan Fakultas susunan panitia ujian dan jadwal pelaksanaan ujian skripsi. Proses pelaksanaan Ujian skripsi dilaksanakan 7 hari setelah pendaftaran dan penyerahan naskah skripsi. Naskah skripsi disampaikan kepada panitia ujian sekurang-kurangnya 7 hari sebelum pelaksanaan. Penguji yang berhalangan hadir dalam sidang ujian skripsi harus menyerahkan tugas dan naskah skripsi kepada Ketua Jurusan atau Pembantu Dekan Bidang Akademik sekurang-kurangnya 4 (empat) hari sebelum pelaksanaan ujian skripsi, kemudian Dekan Fakultas dapat menunjuk pengganti penguji sesuai peraturan yang berlaku.

Pelaksanaan Sidang Ujian Skripsi
Sebelum ujian skripsi dimulai, sekretaris melaporkan kepada ketua Majelis Penguji Skripsi bahwa: (1) syarat-syarat yang diperlukan telah lengkap dan/atau (2) syarat-syarat yang diperlukan belum lengkap, oleh karena itu ujian skripsi dilanjutkan atau ditunda. Ujian skripsi dilaksanakan oleh 3 (tiga) orang, terdiri dari penguji utama, ketua, dan sekretaris/pembimbing. Pelaksanaan ujian maksimal 60 menit dengan alokasi waktu 15 menit untuk presentasi mahasiswa, 40 menit untuk tanya jawab, 5 menit untuk sidang Majelis Penguji Skripsi menentukan lulus tidaknya ujian skripsi. Sidang Majelis Penguji Skripsi dilakukan setelah pelaksanaan tanya jawab selesai dan mahasiswa dipersilahkan untuk meninggalkan ruang ujian dan dipanggil kembali masuk ruang ujian setelah sidang Majelis Penguji Skripsi selesai. Rangkaian sidang Majelis Penguji Skripsi ialah menjumlahkan nilai yang diberikan Majelis Penguji Skripsi dalam bentuk angka, sekretaris menjumlahkan dan memindahkan pada Berita Acara. Berita Acara ditandatangani oleh semua Majelis Penguji Skripsi. Untuk kelulusan dan nilai diumumkan setelah sidang Majelis Penguji Skripsi dalam bentuk angka dan huruf dengan kriteria lulus, atau tidak lulus. Jika mahasiswa belum lulus ujian skripsi, ia dapat melaksanakan ujian skripsi ulang dengan waktu yang telah ditetapkan oleh Majelis Penguji Skripsi.

Ujian Skripsi Ulang
Setelah mahasiswa memperbaiki skripsinya dan telah mendapat persetujuan dari dosen pembimbing, ia dapat mendaftarkan kembali ke bagian akademik fakultas untuk ujian skripsi ulang. Untuk proses pelaksanaan ujian skripsi ulang sebagaimana proses seperti biasanya.

Penyelesaian Administrasi Skripsi
Setelah mahasiswa dinyatakan lulus ujian skripsi dan setelah berkonsultasi dengan pembimbing, mahasiswa yang bersangkutan menggandakan skripsinya sekurang-kurangnya 4 untuk diberikan kepada: 1 eksemplar untuk perpustakaan pusat, 1 eksemplar untuk perpustakaan Fakultas yang bersangkutan dan 1 eksemplar untuk pembimbing, dan 1 eksemplar untuk mahasiswa yang bersangkutan. Skripsi yang telah digandakan, ditandatangani secara urut oleh semua Majelis Penguji Skripsi. Setelah ditanda-tangani, skripsi kemudian disahkan oleh Dekan Fakultas. Jika kesemuanya telah selesai, mahasiswa yang bersangkutan pun bisa memperoleh tanda lulus sementara yang ditandatangani Dekan Fakultas. Dengan bukti keterangan lulus mahasiswa bisa mendaftarkan diri untuk pelaksanaan wisuda sarjana.

Hubungi Kami

FAKULTAS HUMANIORA
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Jalan Gajayana 50 Malang 65144
Telp./ Faks. (0341) 570872
email: humaniora@uin-malang.ac.id