Penelitian dan Pengabdian

  • Published in Profil
  • Hits: 4216

Fakultas Humaniora menjadikan penelitian sebagai budaya yang terus selalu dikembangkan, baik penelitian dosen atau mahasiswa, dan penelitian ini menjadi ruh dari perkembangan fakultas. Fakultas selalu mendorong dosen dan mahasiswa untuk selalu meneliti sesuai dengan bidang yang digeluti, dan domain penelitian yang dikerjakan tidak hanya berkutat kepada studi kesusastraan, kebahasaan, dan pengajaran saja, namun banyak mengarah kepada penemuan-penemuan baru keilmuan yang interdisipliner.

Adanya kebijakan pengembangan penelitian di Fakultas Humaniroa diorientasikan untuk pencapaian visi, misi, dan tradisi yang telah ditetapkan oleh Universitas. Sehingga, hal ini diharapkan bisa melaksanakan pengembangan ilmu yang berparadigma integratif dengan memperhatikan aktualitas dan kebutuhan masyarakat. Arah kebijakan penelitian UIN Maliki Malang dirumuskan dan diformulasikan dengan mengacu pada Rencana Strategis Universitas. Fakultas juga selalu mendorong dosen untuk berkompetisi dalam bidang penelitian, baik ditingkat fakultas, universitas, dan  diktis kemenang, bahkan beberapa dosen dikirim khusus untuk melakukan penelitian diluar negeri.

Pengembangan bidang penelitian di Fakultas Humaniora terus ditingkatkan setiap tahun. Untuk itu, sebagai kesesuaian dengan visi, misi dan tujuan, Fakultas sering melakukan kegiatan seminar dan workshop metodologi penelitain, baik bagi dosen maupun mahasiswa. Dengan harapan akan banyak upaya peningkatan dan pengembangan yang dilakukan oleh Fakultas Humaniora, seperti halnya, pertma memberikan motivasi dengan memperbanyak pelatihan-pelatihan penelitian, seperti seminar dan workshop untuk dosen-dosen di bawah naungan Fakultas Humaniora. Kemudian, Memfasilitasi pelatihan-pelatihan penelitian yang dilakukan oleh lembaga lain dengan mengirim dosen-dosen Fakultas Humaniora untuk mengikutinya. Ketiga, Membentuk kelompok-kelompok peneliti di masing-masing rumpun bidang ilmu. Terakhir, Mengadakan seminar untuk mendiskusikan hasil maupun proposal penelitian dosen, baik untuk penelitian kompetisi di Diktis Kemenag, Universitas, Fakultas maupun lembaga lainnya.

Pengembangan penelitian dilakukan dengan sistem kompetisi untuk mendapatkan produk-produk penelitian yang berkualitas, kompetitif, dan sejalan dengan arah kebijakan Fakultas. Program penelitian kompetitif dibagi dalam beberapa kluster, yaitu:  Penelitian pengembangan kesusastraan, pengembangan kebahasaan, dan pengembangan pengajaran.

Pengembangan penelitian di Fakultas Humaniora disesuaikan dengan bidang kajian masing-masing, misalnya, jurusan Bahasa dan Sastra Arab, fokus kajiannya pada dua bidang kebahasaan dan kesusastraan. Demikian juga dengan jurusan Bahasa dan Sastra Inggris. Kajian kebahasaan misalnya mengkaji tentang rumpun ilmu-ilmu kebahasaan menjadi salah core kajian keilmuan yang membahas tentang teori-teori kebahasaan pada umumnya, dan teori kebahasaan. Dalam rumpun keilmuan ini, kajian kebahasaan dibagi menjadi dua, yaitu pengetahuan kebahasaan yang bersifat teoritis dan pengetahuan kebahasaan yang bersifat praktis atau terapan. Sedangkan fokus penelitian dalam kajian kesusastraan seperti ilmu sastra dalam hal ini  terbagi ke dalam tiga jenis kajian, yaitu teori sastra, sejarah sastra dan kritik sastra.

Dengan adanya unit penunjang ini, bisa dijadikan sebagai pusat penelitian, informasi ilmiah, bahkan sebagai penghasil penelitian yang bermanfaat, khususnya dalam teknologi, pendidikan, keagamaan, sosial, ataupun kebudayaan. Sebagaimana orientasi dari unit ini yaitu untuk mendorong terlaksananya pusat penelitian yang berkualitas dan dapat mengakomodasikan kepentingan pengembangan keilmuan, khususnya dalam penelitian yang lebih fleksibel, akomodatif, dan antisipatif.

 

Sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat, Fakultas Humaniora mengadakan kegiatan pengabdian Masyarakat, atau yang sering disebut Praktek Kerja Lapangan Integratif (PKLI) yang dikerjakan setiap semesternya. Kegiatan ini merupakan kegiatan pengabdian para mahasiswa kepada masyarakat di beberapa inststansi sesuai dengan profsei yang diambil oleh mahasiswa dari semester lima. Kegiatan ini langsung ditangani oleh Fakultas yang bekerjasam dengan pihak jurusan.

Maksud dari profesi adalah, mata kuliah yang diambil para mahasiswa yang dimulai semenjak semester lima. Adapun profesi yang dimaksud adalah profesi yang ditawarkan di setiap jurusan, baik oleh jurusan Bahasa dan Sastra Inggris ataupun Bahasa dan Sastra Arab. Seperti halnya profesi Pengajaran, Bisnis, Jurnalistik, Terjemah, dan juga Guide.

Tujuan profesi ini agar mahasiswa mampu:
1. Mengaplikasikan pengetahuan bahasa dan sastra serta ketrampilan bahasa di bidang pengajaran bahasa baik di lembaga pendidikan formal maupun non-formal
2. Memanfaatkan pengetahuan bahasa dan sastra serta ketrampilan bahasa di bidang penerjemahan di lembaga penerjemahan
3. Mengaplikasikan pengetahuan bahasa dan sastra, serta keterampilan bahasa dalam bidang kepariwisataan
4. Mengaplikasikan pengetahuan bahasa dan sastra, serta keterampilan bahasa dalam bidang penelitian dan pengembangan bahasa dan sastra
5. Mengaplikasikan pengetahuan bahasa dan sastra, serta keterampilan bahasa dalam bidang bimbingan haji
6. Mengaplikasikan pengetahuan bahasa dan sastra, serta keterampilan bahasa dalam bidang bimbingan calon TKI

Dalam setiap semesternya, banyak hal yang dilakukan oleh Fakultas Humaniora sebelum memberangkatkan mahasiswanya ke lapangan. Hal tersebut tidak lain adalah untuk bisa memapankan kemampuan mahasiswa dengan tujuan supaya para mahasiswa tidak kaget ketika terjun di dunia kerja yang bersifat magang. Adapun upaya pengembangan yang dilakukan oleh Fakultas adalah, pertama dengan mengalokasikan lebih banyak jumlah dana untuk Pelayanan/Pengabdian kepada Masyarakat yang dapat diakses oleh dosen pada masing-masing jurusan.

Kemudian memberikan motivasi dengan memperbanyak pelatihan maupun workshop pengabdian dan Pelayanan Masyarakat, terutama untuk (PAR) sebagai model pengabdian yang dimaksudkan untuk memberdayakan masyarakat, serta memfasilitasi pelatihan-pelatihan Pelayanan/Pengabdian kepada Masyarakat yang dilakukan oleh lembaga lain dengan mendelegasikan para dosen fakultas Humaniora untuk mengikuti acara tersebut. Memperbanyak jejaring untuk pelaksanaan PKLI, dengan harapan tempat yang dituju untuk mengabdi tidak terfokus terhadap satu tempat saja.

Dengan adanya pengembangan itu, para mahasiswa bisa lebih profesional ketika mengabdi di salah satu lembaga. Selain bisa membuat para mahasiswa lebih percaya diri dan juga tidak merasa minder ketika melaksanakan magang di salah satu lembaga, kegiatan itu merupakan suatu upaya dalam meningkatkan image instansi, baik untuk Fakultas sendiri ataupun bagi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.

Hubungi Kami

FAKULTAS HUMANIORA
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Jalan Gajayana 50 Malang 65144
Telp./ Faks. (0341) 570872
email: humaniora@uin-malang.ac.id