Berita

Panggung Apresiasi Karya (PAKAR) Harumkan Budaya dalam Sastra

  • Written by Admin Humaniora
  • Category: Berita
  • Hits: 262

HUMANIORA-Kamis (25/10) Dema Humaniora UIN Malang setiap bulan sekali secara rutin mengadakan agenda panggung apresiasi karya (PAKAR). Untuk setiap bulannya mengangkat tema berbeda-beda. Spesial untuk bulan ini bertema Suarakan Kebudayaan Sulukkan Bumi Kesantrian. Acara ini bertempat di Tangga Besar UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, diselenggarakan mulai pukul 14.00 sampai 21.00 WIB, dan disponsori oleh @bisa.makeup dari jurusan Sastra Inggris.
Diantara rangkaian kegiatannya ialah penampilan dari Duta Humaniora yang diikuti oleh 14 mahasiswa perwakilan dari jurusan Bahasa dan Sastra Arab dan Sastra Inggris. Yang mana para pesertanya ditantang untuk menjawab setiap pertanyaan dari para dewan juri dan dijawab dengan bahasa Arab dan bahasa Inggris. Kemudian menampilkan talent masing-masing peserta, diantaranya musikalisasi puisi, tari kontemporer, persembahan silat, menyanyi, akustik, dan nyinden jawa.
"Bahasa itu tidak hanya sekadar teori, tetapi dengan kalam. Dengan ini, saya ingin mengharumkan bahasa Arab ya dengan praktek itu dan mengajak teman-teman khususnya Bahasa dan Sastra Arab untuk mengeksplor kemampuan bahasa dengan percakapan sehari-hari", tukas salah satu peserta Duta Humaniora.
Dalam acara penutupan, merupakan pengumuman peserta Duta Humaniora. Pemenangnya diraih oleh Ali Fikry dan Marisa Salsabila Hamas dari jurusan Bahasa dan Sastra Arab 2016. Dilengkapi dengan penampilan-penampilan dari LSO Humanis, LSO srikandi, telas ria, dan beberapa penampilan lainnya. [lh]

Seminar Literasi Dorong Mahasiswa Aktif Menulis

  • Written by Admin Humaniora
  • Category: Berita
  • Hits: 242


HUMANIORA- Dr. Mahrus Elmawa, Kepala Sie Penelitian Diktis Kementrian Agama Republik Indonesia, hadir dan memberikan kuliah tamu kepada mahasiswa semester lima Jurusan Bahasa dan Sastra Arab (BSA), Sabtu (6/10). Acara yang dikemas dalam bentuk seminar bertajuk Tantangan Literasi Islami di Era Milenial ini bertujuan untuk mendorong semangat mahasiswa di bidang literasi, khususnya kepenulisan kreatif.

Di era milenial saat ini, menurut Mahrus, konteks literasi tidak lagi hanya terbatas pada tulisan cetak. Literasi di era serba digital ini juga telah mencakup media lain berupa visual maupun audio. “Buku cetak saja tidak cukup saat ini, tapi juga elektronik,” ujar alumnus UIN Sunan Kalijaga tersebut.

Namun, Mahrus juga mengingatkan, semakin banyak dan mudahnya informasi di era serba online ini orang-orang dituntut untuk lebih selektif dan pandai mengambil sikap. Meski mudah, generasi sekarang tidak boleh terjebak dengan segala sesuatu yang bersifat praktis. Setiap orang perlu memilah-milah setiap informasi. “Pada akhirnya, kita gunakan hati nurani kita masing-masing sebagai penentunya,” ujarnya.

Kepada mahasiswa yang ingin menulis, ia berpesan agar tidak terbebani dengan pikiran apakah karangan mereka layak dan akan dibaca. Menurutnya, setiap penulis sudah semestinya yakin dengan apa yang ditulisnya. Hal ini berkaitan dengan ketulusan hati penulis. “Yang penting adalah tulis! Yakin, tulisan itu pasti akan bermanfaat,” tegas pria asal Cirebon tersebut.

Sebelumnya, pada pembukaan acara, Wakil Dekan Bidang Akademik M. Faisol menyampaikan bahwa saat ini ia telah menyiapkan untuk menerbitkan buku kumpulan puisi karya para mahasiswa semester lima. Hal ini guna mendorong mahasiswa agar menyadari pentingnya menulis. “Karya tulisan adalah tanda bahwa nama kita pernah ada di dunia ini,” tuturnya.(zaw)

Evaluasi Kinerja dan Rancangan Anggaran Fakultas Humaniora

  • Written by Admin Humaniora
  • Category: Berita
  • Hits: 152

HUMANIORA-Fakultas Humaniora kembali melakukan kegiatan evaluasi kinerja dan rancangan anggaran (19/10/2018). Kegiatan ini dimaksudkan sebagai upaya monitoring dan evaluasi fakultas pada kinerja triwulan dekanat, jurusan dan Unit yang dimulai dari bulan Juli hingga September 2018.

Kegiatan yang diadakan di Hotel Gajahmada Graha ini dibuka oleh Ibu Dr. Muassomah, M.Si, selaku Wakil Dekan II kemudian dilanjutkan dengan pemaparan semua progress report program kerja dari Bapak Wakil Dekan 1, Ibu Wakil Dekan 3,  Tim Jurusan Bahasa dan Sastra Arab  (BSA) dan Jurusan Sastra Inggris (SI) serta semua Unit-unit yang ada di Fakultas Humaniora (LKBB, UPM, LPMA, LP2M, InfoPub, dan Pembelajaran Mandiri).

Selain penyampaian progress report program kerja, kegiatan ini juga menjadi ajang sharing terhadap berbagai permasalahan yang terjadi dalam proses penyerapan anggaran 2018 di Fakultas Humaniora sehingga dapat berdampak mempercepat penyerapan anggaran di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. [lf]

 

Dosen Tak Berarti Tanpa Publikasi Karya Ilmiah

  • Written by Admin Humaniora
  • Category: Berita
  • Hits: 214

HUMANIORA-Publikasi karya ilmiah merupakan roh bagi sebuah perguruan tinggi. Dalam hal ini, dosen sebagai elemen terpenting dalam perguruan tinggi, memiliki tanggung jawab atas terbangunnya budaya akademik di dalamnya. Hidup-matinya sebuah perguruan tinggi sangat bergantung pada sejauhmana tradisi penulisan dan publikasi karya ilmiah yang lahir dari dosen. Oleh karena itu, tanpa karya dan publikasi ilmiah, maka dosen tidak berarti apa. Ini terungkap dalam Workshop on Academic Writing yang dilaksanakan Fakultas Humaniora pada Kamis (26/9/2018) di Aula Lt. 3.

Dalam acara tersebut, hadir Azhar Ibrahim Alwee, Ph.D., dari National University of Singapore (NUS) sebagai narasumber. Menurutnya, di zaman sekarang ini tidak ada alasan bagi dosen sebagai pilar akademik kampus untuk tidak bisa berkarya dan mempublikasikannya di jurnal-jurnal, baik berskala nasional maupun internasional.

“Zaman kita ini adalah zaman berjejaring. Internet telah menghubungkan kita dengan dunia di belahan yang lain. Kita bisa mengakses jurnal dari manapun. Tinggal kita yang harus memiliki kemauan untuk menulis,” tegasnya di hadapan dosen Fakultas Humaniora.

Namun demikian, untuk dapat menembus ke dalam jurnal ilmiah yang berkualitas dibutuhkan trik-trik khusus. Diantaranya, seorang dosen harus mampu mengemas issu kajian secara menarik. Terkadang topik kajiannya sederhana, tetapi karena perspektif issu yang diangkat tidak ditampakkan secara menarik maka tulisannya menjadi datar-datar saja sehingga ditolak oleh pengelolah jurnal.

“Memilih topik tidak harus muluk-muluk, cukup gunakan strategi pengemasan issu yang menarik. Banyak topik-topik yang sederhana kalau dikemas secara apik, maka akan menjadi tulisan yang menggigit,” tambahnya.

Kegiatan Workshop on Academic Writing dilaksanakan dalam rangka pendampingan penulisan dan publikasi artikel ilmiah bagi dosen di lingkungan Fakultas Humaniora. “Para dosen harus didorong untuk menulis artikel ilmiah dan mempublikasikannya kedalam jurnal. Ini menjadi komitmen kita,” tegas Dekan Fakultas Humaniora, Dr. Syafiyah.[arh]