Berita

Kartini Humaniora dan Hari Buku Dunia

  • Kategori: Berita
  • Dilihat: 83

Jumat (27/4). Di tengah semarak gebyar SAC, terdapat pemandangan tidak biasa dari para dosen selaku panitia penyelenggara. Seluruh panitia perempuan yang hadir di acara, serempak berdandan selayaknya figur Kartini; menggunakan kebaya serta baju adat.
 “Kebetulan momentnya sekalian peringatan hari kartini. Pemateri kita hari ini juga semuanya perempuan, dan mereka juga berasal dari komunitas Wanita Punya Cerita, jadi sekalian kita serasikan”, jelas perwakilan panitia, Ulil Fitriyah, M.Pd., M.Ed dan Lina Hanifiyah, M.Pd bergantian saat ditanyai mengenai kostum unik tersebut.
Selain itu, kegiatan menarik lain yang diselenggarakan di akhir acara talkshow adalah ‘tukar buku’. Peserta yang hadir di acara talkshow, sebelumnya telah diberitahukan untuk membawa berbagai buku sastra atau buku motivasi, yang untuk selanjutnya saling ditukarkan dengan sesama peserta. Dengan begitu, secara tidak langsung peserta dapat berbagi dan bertukar pengetahuan.
“Kalau yang tukar buku itu, kita adakan untuk memperingati hari buku dunia kemarin. Karena acara tidak bisa tepat diselenggarakan pada hari itu ya jadi kita adakan sekarang. Jadi ini memperingati dua peringatan sekaligus”, sambung Ulil Fitriyah.
Kedepannya, seluruh pengurus SAC berencana mengadakan berbagai kegiatan menarik yang lebih bervariasi, untuk membangun semangat para mahasiswa mengunjungi SAC. Ulil Fitriyah juga menjelaskan rencana penggabungan sistem kerja SAC dan Perpustakaan Fakultas, agar keberadaan kedua tempat tersebut lebih dikenal mahasiswa. “Ya semoga bisa kesampaian. SAC dan Perpustakaan itu kan milik kita semua Fakultas Humaniora, bukan milik masing-masing jurusan”, tambahnya.(ln)

 

Eksistensi Sastra Arab di Era Milenial

  • Kategori: Berita
  • Dilihat: 20

Jumat, 13/04. Fakultas Humaniora dimeriahkan oleh  agenda besar berupa seminar Internasional  dengan tema “Al-Ittijahat al-Haditsah Fi al-Adab al-Aroby Wa Tawaqqu’ihi Fi Dhilli al-‘Aulamah” yang digelar di HomeTheater. Acara yang mengundang pemateri dari Universitas ternama di Mesir ini mengangkat isu-isu terkini tentang sastra Arab dan harapan besarnya di era milenial.
Ada tiga pemateri yang diundang dalam perhelatan akbar ini yaitu Prof. Dr. Ahmad Darwish Ibrahim (Guru Besar ilmu Balagoh, Kritikus Sastra dan Adab Muqaran universitas Kairo), Prof. Dr. Abdurrahim Kurdi M.A (Guru Besar fakultas Adab dan Humaniora Canal Zues, dan Dr. H. Ahmad Muzakki M.A (dosen jurusan Bahasa dan Sastra Arab UIN Maulana Malik Ibrahim Malang).
Dalam penjelasannya, Prof. Darwish mengatakan “Di era milenial ini, eksistensi sastra Arab mengalami masalah yang pelik. Terlalu banyak kata-kata yang disingkat, dan banyaknya penggunaan angka-angka untuk mengganti huruf-huruf yang tidak ditemukan dalam bahasa Arab. Akan tetapi dari sisi lain, sastra Arab mampu membuka diri bagi sastra dunia”.
Even yang diadakan oleh oleh jurusan Bahasa dan Sastra Arab (BSA) ini mampu menyedot ratusan orang. Sehingga para dosen dan mahasiswa yang sedikit terlambat datang harus duduk di bawah dan lorong-lorong ruang Home Theater. [hs]

 

 

 

 

Maqha al-Adab

  • Kategori: Berita
  • Dilihat: 67


Kamis, 19/04. Komunitas Sastra Arab, Ukaz menggelar sebuah pementasan syiir oleh dosen dan mahasiswa jurusan Bahasa dan Sastra Arab yang dihelat di depan fakultas Humaniora. Agenda kali ini mengangkat tema dengan tajuk “Maqha al-Adab” atau dalam bahasa Indonesia disebut kafe sastra. Terdapat dua rangkaian acara dalam even ini, yaitu pentas syiir dan diskusi sastra. Dalam diskusi tersebut, Dr. Halimi Zuhdi M.Pd, M Anwar Mas’ady M.A, dan Misbahus Surur M.Pd yang menjadi narasumbernya.
Banyak sekali peserta yang meluapkan segala emosi dan luapan hatinya dalam syairnya pada agenda tersebut. Baik dari kalangan para dosen maupun mahasiswa. Mereka tidak hanya dari fakultas Humaniora saja, melainkan juga dari fakultas Saintek dan Ekonomi. Ada juga salah satu dosen dari IAIN Jember yang sedang melakukan kunjungan ke Fakultas Sosial ini turut menampilkan puisinya.
 Tedapat sesuatu yang menarik dalam pementasan syiir kali ini, yaitu penampilan dari rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Abdul Haris, M.Ag. Sang Profesor melantunkan sebuah puisi dengan judul “Sastra Humaniora. Mengangkat Martabat Manusia”. Berikut penggalan puisi dari orang nomor satu di kampus hijau ini;
Hari-hari sibuk diskusi
Mencermati dan cari solusi
Mngapa saling hina bertubi-tubi
Tonjolkan ego dan tidak saling menyadari
Bahkan habis sudah semua harga diri yang dipunyai
Mencari aib bahkan dengan gunakan semacam konspirasi

Sastra Humaniora
Beri hidup dengan tertata
Nilai-nilai indah dalam estetika
Bukan hanya pendekatan melalui logika
Apalagi hanya untuk mencari siapa yang salah
Menunggu untuk dibalas dan bahkan masuk di tempat hina
Semua seperti perilaku orang yang tidak beragama
Bisa-bisa justru menjadi sebuah prahara manusia
Tidak ada lagi kata saudara dengan akrab bersapa

Sastra dengan puisi
Beri nilai-nilai yang tinggi
Ungkap keindahan yang berarti
Memperkokoh ikatan seperti famili
Mempererat dengan cara sentuh rasa di hati
Ketuk pintu di dalam kalbu yang penuh rahasia ilahi
Tekan nafsu dengan cara penuh menyadari
Manusia makhluk yang sangat berarti dalam hidup sejati

Sastra humaniora
Angkat martabat manusia
Saling menghargai untuk sesama
Haluskan perasaan yang tersimpan di dada
Menyadari tidak ada manusia yang sempurna
Kecuali para nabi dann rasul yang sudah tidak ada
Dengan sastra hidup bisa sangat bahagia
Meski pun banyak kendala yang tidak mudah
Sastra bisa membantu ciptakan sebuah ukhuawah

Puisi ini untuk kekasih
Para mahasiswa UIN Maliki
Fakultas Humbud yang aku cintai
[hs]

 

 

Tim Debat BSA Raih Juara III di Negeri Jiran

  • Kategori: Berita
  • Dilihat: 258

 

Minggu 01/04. Tim debat, jurusan Bahasa dan Sastra Arab (BSA) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang meraih juara 3 pada perhelatan IHTIFAL Institusi Pengajian Tinggi ASEAN 2018 yang diselenggarakan oleh Universitas Sains Islam Malaysia (USIM). El-Jidal yang merupakan salah satu dari LSO Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) BSA ini mengirimkan Athifah Chairunnisah (angkatan 2016), Nandang Nurdiansah (angkatan 2016), Aad Nur Sayyidus Syuhur (angkatan 2016), dan Moh Ainur Rizal (angkatan 2016) sebagai peserta untuk menjadi delegasi dalam acara yang berlangsung di negeri jiran, Malaysia. Serta Moh Sahni Arjah (angkatan 2015) yang berkolaborasi dengan tim dari jurusan Pendidikan Bahasa Arab dan jurusan Hukum Bisnis Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
“Perlombaan ini sangat kompetitif, mengingat lawan-lawannya dari berbagai negara yang berbeda sehingga suasananya pun lebih memanas. Baru pertama kali ini kami mengikuti perlombaan tingkat internasional dan kemudian berhasil meraih juara tiga. Al hamdulillah, sangat fantastis. Saya sangat bersyukur dan ini adalah unforgettable moment”. Terang Nandang Nurdiansyah ketika dihubungi via aplikasi Whatsaap.
Terdapat berbagai macam perlombaan dalam acara yang digelar mulai dari tanggal 30 Maret hingga 02 April 2018 tersebut, diantaranya: Lomba debat mahasiswa, lomba debat antar madrasah-madrasah se-ASEAN, perlombaan memanah, Nasyid, Tilawah al-Quran, dan pidato dua bahasa. [hs]