Berita

  • Written by Admin Humaniora
  • Published in Berita
  • Hits: 56
  • Print ,

HUMANIORA – (16/06/2020) Seiring berkembangnya zaman, akan berkembang pula kurikulum pembelajaran yang ada di dunia pendidikan. Seperti halnya kebijakan baru dari Mendikud berupa merdeka belajar yang mencakup tajuk kampus merdeka. Kebijakan ini diimplementasikan pada perguruan tinggi, Badan Layanan Umum serta satuan kerja untuk menjadi PTN Badan Hukum.

Menilik hal ini, fakultas Humaniora menghadirkan praktisi pendidikan Prof. Utami Widiati, M.A., Ph.D untuk sharing mengenai desain kurikulum Kampus merdeka yang digalakkan Mendikbud. Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah dosen dan tim review kurikulum di fakultas Humaniora.

Awal sharing, Dekan Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang,  yang mendapatkan gelar Ph.d di Monash University Australia ini menjelaskan poin utamanya, yaitu kampus harus mampu memberikan mahasiswa alternatif belajar sesuai dengan kebutuhan mereka. Karena pada dasarnya, konsep kampus merdeka ini adalah memberikan mahasiswa peluang belajar tidak hanya di lingkup universitas saja, akan tetapi juga dapat belajar di lingkungan masyarakat, desa, tempat kerja, juga lingkungan industri. Selain itu, konsep kampus merdeka ini dapat memberikan peluang besar untuk pertukaran pelajar antar universitas ataupun pertukaran dengan lembaga terkait. [HA]