Berita

  • Published in Berita
  • Hits: 148

Jumat (9/2). Persiapan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam pesta demokrasi calon ketua badan eksekutif dan anggota legislatif organisasi intra Fakultas Humaniora periode 2018 – 2019 telah mencapai delapan puluh persen. KPU telah menggelar beberapa sosialisasi terbuka dan menyebar jadwal rangkaian acara Pemilu ke tempat-tempat strategis. Pendaftaran calon dimulai sejak tanggal 6 hingga 11 Februari 2018. Selanjutnya KPU akan menggelar verfikasi berkas dan pembagian nomor urut. Sosialisasi dalam skala yang lebih besar akan dilaksanakan pada tanggal 14 Februari 2018, bertepatan dengan dimulainya kampanye monologis para calon. Dalam sosialisasi tersebut, KPU akan bekerja sama dengan Dekan Fakultas Humaniora untuk membuat legalitas hukum pelaksaan pemilu 26 Februari 2018 mendatang.

                KPU menerima sebanyak-banyaknya bakal calon yang mendaftar. Seluruh calon tersebut harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Ketua KPU, Syaikhu Aliya Rahman, berharap seluruh mahasiswa, staf, hingga dosen Fakultas Humaniora turut serta mensukseskan jalannya pemilu. “Sukses dari Pemira adalah banyaknya peserta yang mencoblos”, papar Syaikhu saat ditemui di ruang KPU Fakultas Humaniora.

Berkaca dari pemilu di tahun sebelumnya, tahun ini seluruh jadwal pelaksanaan akan lebih diperketat agar kinerja seluruh calon yang nantinya terpilih dapat lebih maksimal. Pembaharuan juga dilakukan pada pemilihan ikon KPU Fakultas Humaniora. KPU memilih tokoh pewayangan ‘Mbah Semar’ sebagai penggambaran dari sosok yang demokratis dan penjaga keseimbangan antara sesamanya. Ikon tersebut juga menunjukkan ciri khas Fakultas Humaniora yang selalu melestarikan budaya Indonesia.[ln]