Berita

SHORT COURSE Bareng Mahasiswa LN

  • Written by Admin Humaniora
  • Category: Berita
  • Hits: 1082

HUMANIORA - (25/9/2029) Short Course yang digelar di ruang perpustakaan fakultas Humaniora dihadiri Dr. Azhar Ibrahim Alwee sebagai pemateri dan 30 mahasiswa campuran yang antusias mengisi ruang yang penuh berisi buku-buku penunjang konsentrasi serta hasil skripsi para mahasiswa Fakultas Humaniora. Mahasiswa peserta short course ada yang berasal dari UIN Malang, NUS (National University of Singapore) Singapura, dan IIUM (International Islamic University of Malaysia) Malaysia. Acara ini berlangsung selama kurang lebih 3 jam yang dimulai sekitar pukul 08.30 wib dan berakhir pada pukul 11.20 wib.

Ada beberapa materi yang diajarkan oleh dosen yang akrab disapa Pak Azhar ini. Dari sekian materi tersebut, ada satu materi yang dirasa cukup membuka wawasan para audiensi, yaitu Critical Social Sciences: for whom?. Ketika ada tiga anak yang ditunjuk untuk menjelaskan, mereka memberikan jawaban yang berbeda-beda. Sebagai contoh, ketika salah satu mahasiswa UIN Malang memberikan penjelasan terkait critical social sciences tersebut. Dia memaparkan bahwa masyarakat Indonesia masih menganggap jurusan Sastra lebih mudah jika dibandingkan dengan jurusan lain seperti kedokteran. Oleh karenanya, sangat disayangkan jika kuliah jurusan Sastra tidak segera selesai. Padahal selesai tidaknya sebuah studi, tergantung dari pribadi masing-masing. [an]

"Panggung Bebas" Aspirasi Para Mahasiswa Humaniora

  • Written by Admin Humaniora
  • Category: Berita
  • Hits: 1045

HUMANIORA - (2/9/2019) Panggung itu tak luas sebenarnya. Hanya setengah lebar teras Fakultas Humaniora. Dengan menggunakan kain hitam mengotak, panggung itu nyatanya cukup menarik beberapa mahasiswa untuk menonton maupun mengajukan diri dalam acara Pakar. Acara ini masih berusia 2 tahun sejak didirikan. Merupakan acara bebas yang siapa saja boleh menyumbangkan segala karya sastra, seperti membacakan puisi, memainkan drama, maupun perfoma suara.

Penampilan pertama adalah pembacaan puisi oleh Hasan, seorang mahasiswa Fak. Humaniora angkatan 2017. Suaranya yang begitu menghayati setiap kata dalam puisinya, benar-benar memukau penonton. Dia juga menutup puisinya dengan lantunan lagu shalawat yang berjudul "Man Ana?". Selanjutnya, penampilan puisi dari Andika, seorang mahasiswa dari Fak. Tarbiyah. Puisinya yang berjudul "Rindu", meski tak se-memukau Hasan, namun sarat akan makna. Tak hanya puisi, "panggung bebas" tersebut juga menghadirkan beberapa lagu. Lagu pertama berjudul Senorita, ciptaan Shawn Mendes ft Camilla Cabello, yang di nyanyikan oleh Rara (perwakilan mahasiswa Sastra Inggris). Suara merdunya mengalun mesra bersama petikan gitar temannya. Selesai dengan lagu Senorita-nya, Rara menyanyikan lagu Jawa yang berjudul Banyu Langit, ciptaan Didi Kempot.

Penampilan selanjutnya adalah drama monolog. Drama yang berjudul "Bau Kentut" ini ditampilkan oleh Adi. Dia benar-benar piawai sekaligus lihai dalam setiap menampilkan peran-peran yang berbeda. Sesekali, dia menjadi seorang kakek tua pemulung. Lalu, dia berperan menjadi seorang boss pabrik. Kemudian, dia menjadi orang sakti. Kepiawaiannya mampu menyedot perhatian sekitar 20 mahasiswa.

Ketika di tanya perihal inspirasi,mahasiswa yang memakai blangkon tersebut mengungkapkan kalau kentut sama seperti kesalahan. "Setiap manusia pernah kentut. Maka, setiap manusia pernah mengalami kesalahan", ujarnya. Manusia sering tak menyadari kesalahan yang dia perbuat. Malah, mencari dan menuduh kesalahan pada diri orang lain. Sama seperti bau kentut yang tidak pernah mau diakuinya. Dari drama tersebut, lanjutnya, dia menjelaskan bahwa ada nilai kehidupan yang bisa dijadikan nasihat bijak. Nilai kehidupan tersebut adalah perlunya instropeksi diri. Selain itu, tambahnya, kita tidak boleh menilai seseorang hanya dari luarnya saja. Sering kita lihat, seorang kaya raya benar-benar akan didengar setiap ucapannya. Berbeda dengan orang miskin yang setiap ucapannya dianggap bualan semata. Padahal, sebagaimana yang diterangkan dalam hadis, yakni "Undzur Ma Qaala, Wa La Tandzur Man Qaala". Hadis ini menegaskan bahwa yang harus kita perhatikan adalah apa yang di katakan, bukan siapa yang mengatakannya. [an]

 

INTERNATIONAL STUDENT FORUM: Humanities In The Digital Era

  • Written by Admin Humaniora
  • Category: Berita
  • Hits: 803

 

HUMANIORA - (24/9/2019) "Manusia tidak akan pernah selesai dibahas", begitulah sambutan yang disampaikan oleh Kajur (Ketua Jurusan) BSA, Dr. Halimi Zuhdy, M.Pd dalam acara International Student Forum. Tahun ini merupakan yang ketiga kalinya acara tersebut di selenggarakan. Bertempat di Home Theater lantai 3 Fakultas Humaniora, acara ini dihadiri oleh Sekretaris Jurusan Sastra Inggris, Miftahul Huda, M.Pd., dosen National University of Singapore (NUS) Dr. Azhar Ibrahim Alwee, dan mahasiswa Fakultas Humaniora, jurusan Sasing maupun BSA. Karena ini merupakan acara forum mahasiswa Internasional, tentunya dihadiri juga perwakilan mahasiswa dari kampus UIN Malang, IIUM (International Islamic University of Malaysia) Malaysia, dan NUS (National University of Singapore) Singapura.

Forum tahunan ini dibuka dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Quran yg dibawakan oleh Tahiyatut Danayah. Lalu berlanjut ke pertunjukan sanggar tari Srikandi. Semakin ingin mempererat budaya Melayu, selanjutnya penampilan dari Redi Asrori dan Laila Badriah. Kedua mahasiswa ini menyanyikan dua buah lagu yang berjudul Nirmala (ciptaan Siti Nur Haliza) dan Sabda Cinta (ciptaan Erie Suzan ft Iyeth Bustami).

Acara berlanjut ke inti, yakni presentasi dari perwakilan UIN Malang (Indonesia), IIUM (Malaysia), dan NUS (Singapura). Dr. Azhar Ibrahim Alwee, dosen pendamping mahasiswa NUS sekaligus moderator, mempersilakan keenam mahasiswa perwakilan untuk mempresentasikan penelitian mereka yang bertajuk tentang pola-pola era digital yang semakin melebar ke setiap elemen kehidupan manusia. Mereka adalah Noor Vatha Nabilla (UIN Malang), Robiatul Adawiyah binti Muhammad El Jabari (IIUM Malaysia), Salsabila Asrofi (UIN Malang), Hilal Azman (IIUM Malaysia), Noor (NUS Singapura), dan Amirul Zul Hilmi (NUS Singapura). Acara ini pun ditutup dengan sesi tanya jawab, pembagian sertifikat bagi para presentator, serta foto bersama. [an]

Dekan buka PBAK Fakultas Humaniora 2019

  • Written by Admin Humaniora
  • Category: Berita
  • Hits: 1085

­

Humaniora - Malang, 15 Agustus 2019. Pembukaan PBAK Fakultas Humaniora Tahun 2019 dimulai dengan sambutan hangat dari panitia untuk membakar semangat mahasiswa baru dalam mengikuti kegiatan PBAK Fakultas. Acara ini dipimpin  oleh MC dan dihadiri Ibu Dr.Hj.Syafiyah,MA selaku Dekan Fakultas Humaniora dan didampingi Ibu Dr.Siti Masitoh sebagai  Wakil Dekan III bidang Kemahasiswaan  dan Kerjasama. 

Antusiasme ­mahasiswa baru dalam mengikuti agenda sangatlah tinggi, hal ini terlihat dari meriahnya tepuk tangan peserta setelah  sambutan yang di mulai dari Ketua Pelaksana Saudara Moh.Azharuddin, Ketua Dema Fakultas Humaniora  Saudara Andika dan Dekan Fakultas Humaniora.

Dalam sambutanya Ibu Dekan “Dengan adanya materi atau kurikulum keislaman yang menjadi acuan menjadikan Fakultas Humaniora UIN  Maliki Malang berbeda dengan fakultas sejenis yang ada dikampus lain” terang Ibu Dekan yang kemudian di sambut dengan tepuk tangan peserta dan diakhiri dengan pembacaan Janji Mahasiswa Fakultas Humaniora UIN Maliki Malang.

Acara pembukaan PBAK F.Humaniora ini ditutup dengan do’a yang dipimpin oleh Ust.Arif Rahman Hakim dengan penuh khidmat. [ad]