Dokumen Akademik

Dokumen Akademik

Laboratorium CLTIE

Cetral for Language Technology and Instructional Enrichment atau yang sering disingkat CLTIE adaah sebuah unit yang berada di Fakultas Humaniora yang bertujuan sebagai pusat keahlian teknologi pembelajarana bahasa, baik bahasa Arab ataupun bahasa Inggris dalam mendukung pembelajaran, khususnya pembelajaran listening/istima’, pengajaran, dan juga penelitian.

CLTIE sangat berperan dalam menciptakan lingkungan pengajaran bahasa terkini untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan, meningkatkan penelitian, dan kemampuan pengajaran dengan prasarana dan pedogagi yang inovativ. Hal itu dilakukan oleh CLTIE melalui strategi penerapan teknologi dan pengemnangan profesional dalam pengajaran bahasa.

Dengan adanya CLTIE, diharapkan bisa menjadi tempat untuk penelitian, pendidikan dan juga pengkajian keterampilan kebahasaan kepada seluruh mahasiswa, khusunya mahasiswa Fakultas Humaniora, baik sevara kelembagaan ataupun perorangan. Untuk mendukung kegiatan tersebut, CLTIE menyediakan teknologi terkini serta mengelola kegiatan pengejaran kebahasaan untuk mencapai keunggulan dalam meningkatkan kemampuan kebahasaan, khususnya bahasa asing.

PKBB

Pusat Kajian Budaya dan Bahasa, atau disingkat PKBB adalah lembaga kajian ilmiah dan praksis yang berada di bawah naungan Fakultas Humaniora dan Budaya UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang diselenggarakan secara legal formal berdasarkan SK Dekan tanggl 19 Februari 2008.

Selengkapnya

Laboratorium CILCS

Center for Indonesian Language and Culture Studies dan sering juga disebut BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing) merupakan sebuah laboratorium yang ada di Fakutas Humaniora. Sesuai dengan namanya, laboratorium ini merupakan sebuah tempat yang diperuntukkan untuk mahasiswa asing yang akan belajar bahasa Indonesia. Pembelajaran yang dilakukan oleh BIPA bersifat wajib mengingat program tersebut merupakan sebuah instruksi dari kampus khusus bagi mahasiswa asing yang belajar di UIN untuk belajar bahasa Indonesia.

Pembelajaran yang dilakukan oleh CILCS ini adalah upaya dalam pengembangan bahasa memberikan pembelajaran bahasa kepada mahasiswa asing yang lebih intensif. Dalam setiap pembelajarannya, laboratorium ini fokus dalam dua bidang keilmuan, khususnya untuk pengembangan bagi mahasiswa asing di kampus UIN. Kedua bidang tersebut adalah BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing) serta Studi Budaya ke tempat tempat yang ada kebudayaannya di daerah Malang, salah satunya adalah museum.

Mempelajari bahasa Indonesia merupakan kegiatan utama yang harus dipelajari oleh para mahasiswa asing, kemudian dilanjutkan penggunaan bahasa Indonesia, sesuai dengan jurusan yang mereka ambill di universitas. Fokus utama dalam pengajaran di sini adalah harus bisa berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia dengan baik sebagai cara untuk bisa mempelajari pelajaran lain. Untuk mendukung hal itu semua masing-masing dari para mahasiswa mendapatkan pengajaran dari para dosen yang memang sudah ahli dalam bahasa asing.

Selain belajar bahasa Indonesia, para mahasiswa tersebut juga mempelajari budaya yang ada di Indonesia, guna sebagai acuan bagaimana mereka harus menyesuaikan diri dan beradaptasi dengan baik di kampus serta bermasyarakat. Pembelajaran budaya yang akan dipelajari adalah budaya Jawa, kemudian dilanjutkan dengan budaya di seluruh Indonesia. Tentunya, budaya yang harus dipelajari adalah budaya yang berbasis Islam. Tujuan dari pengenalan budaya tersebut sebagai upaya untuk Cross Cultural Understanding, yaitu upaya untuk memberikan pengetahuan serta pengertian tentang bagaimana budaya yang ada di Indonesia, sehingga Culture Shock akan terhindar dari mereka ketika belajar di Indonesia, dan untuk memberikan pemahaman, digunakanlah pendekatan secara komunikatif.

Hubungi Kami

FAKULTAS HUMANIORA
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Jalan Gajayana 50 Malang 65144
Telp./ Faks. (0341) 570872
email: humaniora@uin-malang.ac.id